Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Presiden: UMKM Milenial Harus Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

Andhika prasetyo
26/10/2020 14:03
Presiden: UMKM Milenial Harus Jadi Mesin Penggerak Ekonomi
Presiden Joko Widodo(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

PRESIDEN Joko Widodo berharap para pelaku usaha milenial dapat menjadi mesin penggerak perekonomian Tanah Air di masa mendatang.

Harapan tersebut dilontarkan bukan tanpa alasan. Jokowi melihat era yang sedang berkembang saat ini sangat dipengaruhi teknologi digital dan kaum milenial sangat fasih dengan hal tersebut.

"Kamu muda memiliki kemampuan dan kelebihan karena bagian dari generasi digital native, sudah sangat akrab dan melek teknologi. Dengan demikian prosesnya pasti lebih mudah dan cepat," ujar Jokowi saat membuka Festival UMKM Kumparan secara daring, Senin (26/10).

Kini, ia melanjutkan, tinggal bagaimana para milenial mampu mengambil peluang yang ada.

Indonesia merupakan pasar yang sangat besar dengan total populasi lebih dari 270 juta jiwa.

Sementara, pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan teknologi baru sebesar 8 juta orang.

"Pelaku UMKM milenial harus bisa tumbuh dengan cepat. Termasuk di saat pandemi. Pandemi seharusnya memacu kita, memaksa kita untuk beralih lebih cepat ke teknologi digital. Pandemi memaksa kita mengubah cara kerja, cara belajar, cara konsumsi, cara transaksi dari sebelumnya lebih banyak offline ke online," ucap presiden.

Jika pelaku UMKM milenial dapat tumbuh dengan baik, manfaat berganda akan bisa diperoleh.

Selain bisa mengangkat kesejahteraan pribadi, mereka mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain

"Setiap tahun ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja sehingga kebutuhan atas lapangan kerja baru sangat-sangat mendesak. Untuk itu, kita butuh lebih banyak job creator, para wirausaha muda yang menciptakan lapangan kerja baru," tutur mantan wali kota Solo itu.

Pemerintah pun terus berupaya menyediakan ekosistem usaha yang kondusif demi memajukan bisnis para milenial.

Dalam enam tahun terakhir, sambung kepala negara, pemerintah telah melakukan reformasi struktural untuk memperbaiki kemudahan berusaha bagi UMKM

"Termasuk melalui UU Cipta Kerja. UU ini akan memudahkan pelaku usaha khususnya usaha mikro dan kecil, untuk membuka usaha baru. Perizinan usaha untuk usaha mikro kecil, UMKM, tidak diperlukan lagi, cukup pendaftaran saja. Sangat simpel. Regulasi yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit terus dipangkas. Selain itu, dengan menyederhanakan, memotong dan mengintegrasikan sistem perizinan secara elektronik, pungli dapat dihilangkan," tandas Jokowi.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya