Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ACARA tahunan Capital Market Summit & Expo (CMSE) yang kali ini diadakan secara virtual di tengah pandemi pada 19-24 Oktober 2020 merupakan respons dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO) terhadap dampak dari pandemi Covid-19.
Bursa Efek Indonesia (BEI), sebagai salah satu pihak penyelenggara CMSE 2020, menyebut gelaran secara virtual itu memberikan pengalaman baru mengenai edukasi pasar modal di tengah pandemi.
“BEI melaksanakan seluruh kegiatan edukasi secara full digital, dan kali ini, CMSE 2020 pun kami mencoba dengan sebaik-baiknya ”memindahkan” pengalaman event CMSE 2019 sebelumnya yang dilakukan secara fisik, menjadi secara full virtual,” ujar Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi, saat dihubungi, Jumat, (23/10).
Hasan menerangkan, konsep dan desain CMSE 2020 merupakan sarana edukasi dan keterbukaan informasi melalui rangkaian kegiatan summit dan expo yang inklusif, serta mampu menjangkau seluruh investor dan masyarakat luas di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi digital.
“CMSE 2020 virtual ini tetap mengedepankan user experience yang baik, sehingga sekalipun dilakukan secara virtual, para pengunjung event CMSR 2020 ini tetap dapat mengalami user experience seperti jika event ini diselenggarakan secara fisik, dalam kondisi normal,” tambahnya.
Senada dengan Hasan Fawzi, Ketua Dewan Asosiasi Pelaku Reksadana dan Investasi Indonesia (APRDI) Prihatmo Hari Mulyanto mengatakan, acara CMSE 2020 sangat bagus karena inovatif, kreatif, dan efektif. Karena diselenggarakan secara virtual, kegiatan ini dapat menjangkau target pasar masyarakat yang sangat luas.
“Apalagi segmen anak muda yang dituju, sangat baik untuk menyiapkan basis investor yang kuat di masa mendatang,” sambungnya.
Prihatmo berharap, ke depannya akan lebih banyak lagi kegiatan edukasi dan inklusi pasar modal yang bermanfaat untuk masyarakat seperti CMSE 2020. “Harapan saya bisa lebih sering diselenggarakan acara seperti ini,” tambahnya.
Sementara itu, menurut Komisaris BEI Pandu Patria Sjahrir, kegiatan CMSE yang diselenggarakan secara virtual merupakan suatu inovasi bursa yang sangat bagus karena dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
“Sebab, acara virtual ini memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan jarak untuk dapat mengenal pasar modal dan stakeholder-nya lebih dekat. It’s a good experience and a good opportunity,” imbuhnya.
Dengan demikian, Pandu pun mengapresiasi penyelenggaraan CMSE 2020 yang mengedepankan inovasi di tengah pandemi Covid-19. “Ini adalah salah satu contoh kondisi yang harus disadari oleh seluruh instansi maupun organisasi agar mampu mengadopsi layanan digital yang ada agar tetap bertumbuh dan meraih tujuan yang diinginkan,” tutupnya. (RO/OL-09)
DI tengah dinamika pasar global dan domestik yang tidak menentu, investor dihadapkan pada tantangan untuk menjaga keseimbangan antara risiko dan peluang.
OJK bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi mengintegrasikan sistem perizinan dan pendaftaran reksa dana untuk meningkatkan efisiensi administrasi di pasar modal.
Indonesia berada di ambang peluncuran instrumen investasi syariah baru yang diprediksi mengubah lanskap ekosistem emas nasional: Reksa Dana Bursa (RDB) Emas Syariah perdana.
STAR Asset Management (STAR AM) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank Sinarmas terkait penyediaan fasilitas kredit bagi produk Reksa Dana STAR Stable Income Fund.
IIM terus memperluas cakupan dan pendalaman manfaat program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan dampak sosial berkelanjutan.
Pergeseran Perspektif Gen Z Pengaruhi Keputusan Berinvestasi
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved