Kamis 22 Oktober 2020, 19:38 WIB

Petani Milenial Konawe Selatan Raup Rp 20 Miliar Per Musim Tanam

mediaindonesia.com | Ekonomi
Petani Milenial Konawe Selatan Raup Rp 20 Miliar Per Musim Tanam

Ist/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo, didampingi Plt Bupati Konawe Selatan Arsalim Arifin melakukan panen raya padi di Desa Cialam Jaya.

 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus mendorong lahirnya petani-petani baru dari kalangan milenial. Regenerasi petani harus dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan dan juga penting dalam mengkosolidasikan lahirnya inovasi dan teknologi pertanian dari hulu hingga hilir juga pembentukan pasar secara modern.

Alhasil, program penumbuhan petani milenial terus tumbuh di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Ali Alhamdi, 27, salah satu petani milenial dari Kabupaten Konawe Selatan kini meraup penghasilan yang fantastis yakni Rp 20 miliar sekali musim tanam.

Ali mulanya menganggap hanya sebagai hiburan atau pengisi waktu luang. Namun demikian, semakin ditekuni ternyata menguntungkan dari segi ekonomi bahkan memberikan keuntungan yang jauh lebih besar dibanding sektor lainnya.

"Saya sewa lahan, selama 4 tahun dan ternyata lahan itu berjodoh walau saya harus meminjam uang dari bank," ungkap Ali setelah melakukan panen padi bersama Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, didampingi Plt Bupati Konawe Selatan Arsalim Arifin beserta jajaran pejabat eselon satu Kementerian Pertanian di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, Kamis (22/10). 

Ali yang tergabung dalam Kelompok Tani Mekar Sari mengatakan bahwa ada dua tantangan yang membutuhkan pendekatan khusus yang kerap dihadapi petani muda yakni menyatukan petani dan mengoptimalkan hasil panen. 

“Keberadaan petani-petani muda oleh sebagaian petani senior dianggap ancaman menggeser jabatan. Padahal, untuk kepentingan bersama, petani senior dan muda mestinya berkolaborasi," ucapnya.

Selain terjun di budidaya, Ali juga mengoperasikan mini rice milling unit (RMU) dan menyewakan combine harvester (mesin panen padi) yang diperoleh dari hasil pinjaman bank. Alhasil, pada satu kali musim tanam padi, potensi uang yang berputar dari hasil penyewaan jasa mesin panen mencapai Rp 20 miliar. 

“Saya semakin optimis dan yakin menggeluti pertanian. Saya berharap pemerintah terus memperbaiki jalan usaha tani, irigasi, serta melakukan normalisasi sungai, disamping memberikan bantuan berupa alat perlengkapan mesin pertanian untuk meningkatkan produksi pangan,” 

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak kalangan milenial untuk terjun menjadi petani karena merekalah yang menjadi penentu kemajuan sektor pertanian ke depan. Menurutnya, keterlibatan kalangan milenial menjadi pendobrak kemajuan pertanian dari hulu ke hilir dengan sentuhan teknologi modern.

"Kalangan milenial kaya akan inovasi dan memiliki gagasan yang kreatif sehingga kami mempercayakan estafet pertanian di pundaknya," tegas SYL.

Terkait dengan kesuksesan Ali Alhamdi tersebut, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Suwandi menyampaikan kebanggaannya. Menurut Suwandi, jika 10 tahun mendatang, tidak ada regenerasi petani, pertanian tentu menghadapi ancaman serius. 

“Saya bangga dengan Mas Ali, dan saya berharap di tempat lain juga bermunculan petani milenial baru," kata Suwandi. 

Menurut Suwandi, dari total 33 juta petani yang ada, petani milenial hanya 12 persennya saja. Peran milenial di sektor pertanian sangat memberikan kemajuan yang signifikan karena kalangan milenial sangat adaptif dengan perkembangan teknologi. 

“Dan kami (Kementan) memiliki itu. Inovasi alat mesin pertanian dengan pemanfaatan ICT (Information and Communication Technologies) mendukung peningkatan produksi pangan dan bagi kalangan milenial itu sudah menjadi hal biasa. Petani milenial akan merubah wajah pertanian masa kini," ucapnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Terkait Upah Minimum, Bahlil: Pengusaha Harus Jaga Keberlangsungan Usahanya

👤 Despian Nurhidayat 🕔Rabu 01 Desember 2021, 16:59 WIB
Kebijakan kenaikan upah minimum secara nasional sebesar 1,09% merupakan upaya untuk menjaga keberlangsungan usaha dari para...
DOK KEMENTAN

Di Dubai, Kementan Tandatangani Kontrak Dagang Lebih dari Rp1 Triliun

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 16:36 WIB
produk pertanian Indonesia memang berkualitas bagus. Itu terlihat dari ciri khas cita rasa kopi produk pertanian...
Antara

DEN Dukung Langkah SKK Migas Tekan Emisi Karbon

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 01 Desember 2021, 14:50 WIB
Dewan Energi Nasional dukung langkah SKK Migas dalam penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 314,03 juta ton CO2 di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya