Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Koordinasi Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir menuturkan, kinerja pertumbuhan ekonomi Tiongkok di triwulan III yang mencapai 4,9% akan bedampak positif pula pada perekonomian nasional.
“Tentu berpengaruh positif, karena Tiongkok merupakan trading partner terbesar Indonesia. Hal itu tercermin dari ekspor dan harga barang ekspor ke Tiongkok yang meningkat pada beberapa bulan terakhir. Jadi dengan kata lain, pertumbuhan positif Tiongkok itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita juga,” kata Iskandar saat dihubungi, Selasa (20/10).
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor Indonesia pada September 2020 mencapai US$14 miliar, sedikit lebih tinggi ketimbang rata-rata nilai ekspor Januari hingga Maret yang sebesar US$13,9 miliar per bulan.
Berdasarkan capaian itu, ekspor ke Negeri Tirai Bambu pada September 2020 mencapai nilai US$2,63 miliar, atau tumbuh 6,6% dari bulan sebelumnya.
Sedangkan dari sisi impor di September 2020 yang nilai totalnya mencapai US$11,57 miliar, Tiongkok juga menjadi negara yang paling besar sebagai tujuan impor nasional. Tercatat, nilai impor yang dilakukan Indonesia kepada Tiongkok mencapai US$3,51 miliar, atau setara 33,73% dari total nilai impor.
Diketahui pula Tiongkok menjadi satu-satunya negara yang pertumbuhan ekonominya tinggi di triwulan III 2020 yakni sebesar 4,9%. Pertumbuhan itu sejatinya lebih lambat dari yang diperkirakan oleh ekonom global. Hanya, angka itu menajdi sinyal penguatan ekonomi Negeri Tirai Bambu di tengah tekanan pandemi.
Pertumbuhan ekonomi Tiongkok di triwulan III 2020 itu juga lebih baik dibanding triwulan II yang hanya sebesar 3,2%. Secara akumulatif, selama 2020 ini ekonomi Negeri Tirai Bambu tumbuh 0,7% dibanding periode yang sama di 2019. (OL-8)
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan sikap wait and see atau bereaksi menunggu terhadap dinamika pasar.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved