Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MARAK sejak 2016, industri fintech lending semakin mendapat perhatian publik. Pasalnya, industri fintech dapat menjangkau pendanaan bagi sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang tidak tersentuh perbankan.
Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi menjelaskan dalam kurun waktu empat tahun, fintech yang terdaftar sebagai anggota AFPI dan memiliki izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencapai 159 entitas.
"Hanya dalam kurun waktu empat tahun, sebanyak Rp116 triliun sudah disalurkan kepada user atau nasabah baik untuk sektor konsumtif dan produktif. Dari tahun ke tahun signifikan perkembangan fintech ini, bahkan mencapai 130%,” ujar Adrian dalam seminar nasional AFPI secara daring, Kamis (3/9).
Baca juga: Shopeepay, OVO dan Gopay Mendominasi Pangsa Dompet Digital
“Di tengah kondisi covid-19, fintech memiliki suatu opportunity. Kita lihat fintech dalam pendanaan konsumtif dan produktif, khususnya untuk UMKM, punya peranan penting dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional," imbuhnya.
Menurut Adrian, contact less economy sangat penting di tengah pandemi covid-19. Ini tidak lepas dari dorongan terhadap fintech digital untuk mendukung percepatan ekonomi domestik.
Kecepatan juga menjadi esensi bagi pelaku UMKM untuk memulihkan aktivitas usaha. Kenyamanan dan keamanan nasabah juga jadi tolak ukur penting. Sebab, nasabah bisa bertransaksi dengan aman karena anggota AFPI terdaftar dan berizin di OJK.
Baca juga: Fintech Berperan Pacu Pemulihan Ekonomi
"Kehadiran fintech landing juga unik. Karena kita berkolaborasi dengan berbagai ekosistem. Kolaborasi digital dengan perbankan misalnya, dan juga ekosistem lain, seperti e-commerce dan transportasi," papar Adrian.
Ketua Bidang Humas dan Institusional AFPI Tumbur Pardede menambahkan per Juli 2020, total pinjaman fintech sudah mencapai Rp116 triliun, dengan total outstanding Rp11,93 triliun.
Selain itu, jumlah penerima manfaat fintech tercatat 26 juta. Itu dengan 659 ribu lender yang terdiri dari mayoritas retail lender masyarakat penerima manfaat. "Tingkat keberhasilan di industri peer to peer landing adalah 92,01%," tukas Tumbur.(OL-11)

Meningkatnya kasus kekerasan dalam penagihan utang oleh debt collector menjadi peringatan keras bagi industri pembiayaan nasional.
BEI angkat bicara terkait sejumlah perkara dugaan manipulasi dan kejahatan pasar modal atau dikenal praktik saham gorengan.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun diisukan sebagai calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggantikan posisi Mahendra Siregar.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Otoritas Jasa Keuangan (Otoritas Jasa Keuangan) menegaskan sikapnya untuk menghormati seluruh proses penegakan hukum yang tengah dijalankan aparat penegak hukum
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih berlangsung.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved