Selasa 01 September 2020, 08:00 WIB

DDFI Sasar Semua Kalangan

Gana Buana | Ekonomi
DDFI Sasar Semua Kalangan

Ist
Sosis yang diproduksi PT DDFI ini identik dengan rasa otentik sosis asal Jerman dan dibuat tanpa pengawet.

 

PT DDFI memiliki standar proses yang ketat, mulai dari pemilihan dan pemilahan bahan baku hingga proses akhir mengacu kepada standar manejemen mutu.

“Bahan-bahan baku yang digunakan berasal dari daging sapi impor pilihan dengan standar chemical lean (CL) yang ketat dan bersertifikat halal, menjamin mutu daging olahan dan kehalalan produk,” kata Kepala Divisi Rantai Pasok PT DDFI Asep Cendianto.

Asep menjelaskan, bahan-bahan baku lainnya selain daging, yakni bumbu-bumbu serta rempah diracik dengan paduan yang tepat berasal dari bahan alam menjaga kekhasan aroma produk. Aplikasi aroma asap asli yang dihasilkan dari proses pengasapan alami dengan teknologi mesin mutakhir. (Gan/S1-25)

Nidia

Merek dagang ini merupakan produk daging olahan yang diciptakan PT DDFI untuk menyasar segmentasi low end. Produk yang juga sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia ini berupa nugget ayam aneka varian hingga aneka sosis sapi.

Nugget ayam Nidia memiliki tiga varian rasa. Ada nugget Ayam Original, Ayam Stick dan Ayam Fancy.

Sedangkan untuk sosis ada yang terbuat dari daging sapi, ada pula daging ayam. Untuk sosis daging ayam, tersedia dengan tiga ukuran, yakni ‘long’, medium dan mini.

Untuk sosis sapi ada jenis sosis Bockwurst, Sapi Mini Bockwurst juga ada Sapi Merah.

Fronte

Fronte merupakan salah satu produk super premium dari PT DDFI. Perusahaan membuat daging olahan dari bahan bagu daging berkualitas dan diproses secara halal.

Fronte cukup dikenal masyarakat karena mudah ditemukan di super market berupa sosis dengan empat varian rasa. Yakni, sosis Bockwurst, Keju, Black Papper dan Ayam. Selain sosis, Fronte juga mengeluarkan produk Bakso dan Smoke Beef.

Produk daging olahan merek Fronte Sosis terbuat dari daging cincang, lemak hewan ternak yang diracik dengan rempah, serta bahan-bahan lain.

Sosis yang diproduksi PT DDFI ini identik dengan rasa otentik sosis asal Jerman dan dibuat tanpa pengawet.

Fronte dikemas dengan ukuran mulai dari 300 gram/pack hingga 1 kilogram/pack

Duda

Merek dagang Duda diproduksi PT DDFI untuk segmentasi pasar medium. Dari mulai aneka sosis sapi, sosis ayam, ayam gulung (chicken roll), chicken scalop hingga nugget, tersedia dengan varian rasa. Duda dikemas mulai dari berat 250 gram hingga 1 kilogram.

Gorudo

Di segmentasi produk premium, PT DDFI memproduksi daging ayam olahan dengan gaya khas Jepang dengan merek Gorudo. Produk ini tersedia dengan pilihan berupa Sayap Ayam Bumbu Pedas, Ayam Karagee, Ayam Katsu dan produk-produk lainnya seperti daging ayam gulung serta bakso ayam bentuk skalop.

 

Mydibel

Mydibel adalah produk kentang impor berasal dari Belgia. Hanya saja ini dikelola oleh anak usaha lain yaitu PT Pangansari Utama Food Distribution dan sekaligus sebagai pemegang merek resmi Mydibel di Indonesia

Produk kentang goreng beku ternama ini hanya memiliki dua jenis, shoestring dan traditional french fries dan dikemas dengan ukuran 1 kilogram hingga 4 kilogram.

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Kementan Mendorong Upaya Perlindungan Usaha Peternak Rakyat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Juli 2021, 19:55 WIB
Menurut Nasrullah, kebijakan dan tindakan ini sekaligus jawaban atas gugatan peternak unggas yang ditujukan kepada Menteri Pertanian...
ANTARA/Aprillio Akbar

Regulasi PLTS Atap Diharapkan Memihak Masyarakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Juli 2021, 19:20 WIB
PLTS atap juga dapat menjadi solusi strategis pemerintah untuk penyediaan akses energi yang berkualitas,...
MI/ Seno

Lemahnya Penegakan Hukum jadi Penghalang Investor Masuk Indonesia

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Sabtu 24 Juli 2021, 19:06 WIB
I"ndonesia surga bagi investasi untuk kawasan Asia. Tapi begitu menyangkut penegakan hukum, surga itu terancam berantakan,"...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pengawasan Lemah karena Infrastruktur Terbatas

 Pasal 4 huruf j Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 menyebutkan tahanan dilarang memiliki, membawa, dan atau menggunakan alat elektronik

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya