Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera) Basuki Hadimuljono mengingatkan adanya hak konsumen untuk mendapatkan
subsidi bantuan uang muka (SBUM) dari pemerintah dalam kredit kepemilikan rumah (KPR). Subsidi itu bersumber dari APBN yang
sasarannya harus dipertanggungjawabkan.
“Jadi sampaikan pada konsumen (masyarakat) dalam akad kredit bahwa mereka mempunyai hak atas bantuan uang muka Rp4 juta, karena
selama ini masih banyak yang tidak tahu,” kata Basuki dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Menteri PU-Pera juga mengingatkan besaran bunga yang harus tetap mengikuti aturan, yakni fl at 5%. “Jangan main main terhadap aturan tersebut,
harus kembali kepada khitahnya,” tegasnya.
Selain itu, Basuki juga sangat mendukung atas relaksasi regulasi yang dilakukan bank pelaksana dalam rangka mempercepat pelayanan. Namun, ia
mengingatkan relaksasi tidak untuk kualitas perumahan dan pengembang, karena hal tersebut merupakan tugas dari Kementerian PU-Pera melindungi
konsumen (masyarakat).
“Kepada para pengembang, saya mengajak untuk menjaga kualitas perumahan dengan sebaik-baiknya. Kita selalu mengajak masyarakat
untuk memiliki hunian, namun kualitas bangunan dan lingkungan untuk diperiksa betul tentang kenyamanan hunian,” katanya.
Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PU-Pera Arief Sabaruddin memastikan layanan
fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau rumah bersubsidi sudah dapat diakses lewat ponsel melalui aplikasi Sikasep.
“Sebanyak 60% pengguna yang mengakses aplikasi Sikasep adalah merupakan generasi milenial, yaitu usia antara 20 tahun sampai dengan
40 tahun, atau dengan gaya hidup yang selalu mencari sinyal,” katanya.
Melalui rangkaian sistem Big Data Hunian, Kementerian PU-Pera sudah mengantongi data kebutuhan hunian secara real time mengenai kelompok
sasaran, demografi user, bank pilihan user, dan hasil survei kepuasan penggunaan Sikasep.
Adapun dari sisi ketersediaan, data yang dihimpun secara real time berupa lokasi, spesifikasi bangunan, ketersediaan hunian, hingga site plan.
“Dengan aplikasi ini, Kementerian PU-Pera sudah memudahkan masyarakat untuk mendapatkan rumahnya secara online,” ujar Arief. (Iam/Ant/E-2)
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved