Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survei Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut penjualan 90% pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengalami penurunan. Sebab, pandemi covid-19 menyebabkan anjloknya permintaan.
Pergerakan ekonomi secara keseluruhan juga melambat dan berdampak pada sektor UMKM. Ppemerintah menyadari UMKM masuk dalam salah satu sektor usaha yang paling terdampak pandemi.
“Dampak covid-19 sangat besar pada UMKM. Permintaan dan kegiatan turun signifikan. Bahkan, menutup usaha, (karena) cashflow sangat sulit. Distribusi bahan baku sangat susah dan barang modal juga susah,” ujar Staf Khusus Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo, dalam diskusi virtual, Kamis (6/8).
Baca juga: Bantu Pedagang Kecil, Pemerintah Kucurkan Dana Rp 28 Triliun
Menurutnya, pelaku UMKM sudah mengambil sejumlah langkah untuk tetap bertahan di masa sulit. Seperti, mencari pasar baru, memberikan potongan harga, meminta keringanan pembayaran angsuran pokok dan mencari pemasok bahan baku alternatif yang lebih murah.
Pemerintah memiliki peran signifikan melalui kebijakan yang transparan dan akuntabel. Tujuannya, membantu dan meringankan beban sektor UMKM di tengah pandemi covid-19. Apalagi UMKM berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi domestik.
Jika sektor UMKM tidak dibantu, akan mengakibatkan dampak yang mendalam. Seperti, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan peningkatan kredit macet. Adapun sejumlah kebijakan yang digulirkan pemerintah, yaitu subsidi bunga, insentif pajak, penjaminan kredit modal kerja dan penempatan dana pemerintah.
Baca juga: Resesi Jadi Kenormalan Baru, Ekonom: Masyarakat Jangan Takut
Untuk subsidi bunga, lanjut Yustinus, pemerintah menargetkan 60 juta debitur. Itu terdiri dari debitur PNM, Pegadaian, KUR dan lainnya. Subsidi yang diberikan pemerintah sebesar 6% untuk tiga bulan pertama. Serta, 3% untuk 3 bulan kedua dan dapat dimanfaatkan bagi pinjaman hingga Rp 10 miliar.
Pemerintah juga memberikan insentif pajak UMKM sebesar 0,5% hingga akhir tahun. Selain itu, ada penjaminan kredit modal kerja melalui BUMN penjamin, yakni Jamkrindo dan Askrindo, untuk plafon kredit hingga Rp 10 miliar. Pemerintah akan memberikan subsidi terhadap pembayaran iuran Imbal Jasa Penjamin (IJP).
“Para UMKM mendapat akses ini untuk memulai usaha. Ketentuannya tidak sulit. Nanti bagaimana perbankan dan lembaga pembiayaan ikut program ini,” pungkasnya.
Baca juga: Menaker Beberkan Masalah UMKM di Tengah Pandemi
Lebih lanjut, Yustinus menjelaskan kebijakan penempatan dana pemerintah di berbagai bank mitra agar dapat diputar kepada pelaku usaha. Itu dengan suku bunga 80% dari suku bunga acuan Bank Indonesia. Sehingga, perbankan dapat menyalurkan kredit dengan bunga rendah. Pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp 30 triliun di Himbara dan Rp 11,5 triliun di tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Saat ini, pemerintah tengah memfinalisasi program bantuan tambahan bagi pekerja dengan gaji dibawah Rp 5 juta per bulan. Program itu menyasar 12 juta orang. Adapun bantuan bagi pelaku UMKM senilai Rp 2,4 juta per orang sebagai modal kerja awal.(OL-11)

Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved