Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Menkominfo Dukung digiKU Jadi Platform Unggulan Tumbuhkan UMKM

Mediaindonesia.com
20/7/2020 17:36
Menkominfo Dukung digiKU Jadi Platform Unggulan Tumbuhkan UMKM
Menteri Kominfo Johnny G. Plate dalam Acara Peluncuran digiKU di Hotel Pullman Jakarta, Jumat (17/7).(Ist/Kemenkominfo)

DALAM peluncuran Digital Kredit UMKM (digiKU), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memberikan dukungan sepenuhnya kepada digiKU.

Platform aplikasi digiKu merupakan hasil kerja sama antara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) untuk  membantu pengembangan UMKM.

“Saya sangat mendukung digiKU. Plaform digiKU  adalah satu meeting point dari technology company, produsen dalam hal ini UMKM digital dan nondigital, serta dihubungkan dengan demand atau permintaan,” ujar Menteri Johnny dalam Acara Peluncuran digiKU di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Menteri Johnny menjelaskan digiKU sebagai meeting point dari tiga ekosistem, juga secara bersamaan dengan hadirnya Himbara, turut memberikan fasilitas pembiayaan dan didukung dengan APBN.

Oleh karena itu, Menkominfo mengharapkan digiKU menjadi platform unggulan dalam rangka mendorong dan mengajak UMKM lebih berkembang.

“Kita sama-sama tahu, UMKM ini soko guru perekonomian dan penyumbang 60% GDP (Gross Domestic Product ) nasional secara makro, karenanya menjadi tugas bersama kita memastikan dan menjaga kekuatan UMKM,” ujar Menteri Johnny.

Di sisi lain, Menkominfo menilai, UMKM seharusnya menjadi kelompok atau unit usaha yang terakhir terdampak Covid-19. Selain itu, UMKM juga harus menjadi perhatian utama seluruh ekosistem pada saat terjadi pandemi tersebut.

 “Itu yang dilakukan oleh Bapak Presiden untuk memberikan asistensi, memastikan UMKM tetap hidup pada saat kita sedang menghadapi darurat kesehatan dengan berbagai langkah,” imbuhnya.

Dukungan TIK

Guna mengimplementasikan dukungan terhadap digiKU, Menteri Johnny mengatakan aplikasi tersebut tidak akan bisa berfungsi dengan baik jika tidak tersedia akses internet.

"Misalnya akses Wifi dari satelit atau melalui serat optik backbone. Karenanya untuk kita harus bersama-sama juga memastikan infrastruktur ICT (teknologi informasi dan komunikasi/TIK) digelar dengan baik sampai ke ujungnya,” tutur Menkominfo.

“Jika tidak, disparitas yang akan menjadi lebih lebar akibat dari pelayanan digital ekonomi untuk UMKM hanya terbatas di wilayah-wilayah yang sudah tersedia backbone ICT kita, ini harus menjadi perhatian bersama-sama,” jelasnya.

Menkominfo juga menjelaskan bahwa saat ini, dari 83.218 desa dan kelurahan di Indonesia, masih tersisa 12.548 desa yang belum tersentuh jaringan 4G.

 "Hal itu berarti masih terdapat 12 ribu lebih desa yang belum memiliki akses internet yang tersebar secara sparsial begitu luas di seluruh Indonesia, bahkan juga yang belum mendapatkan akses aplikasi digiKU," ungkapnya.

Pemerintah, lanjut Menteri Johnny, sedang melengkapi seluruh puzzle baik backbone network, middle mile network dan the last mile network. “Melalui apa? melalui penggelaran fiber optic, pembangunan base station, deployment radio frekuensi dan pemanfaatan kapasitas-kapasitas satelit,” jelasnya.

Pelindungan data

Tidak saja fokus pada infrastruktur TIK, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkomifo) juga mendapatkan mandat untuk melindungi data pribadi warga negara yang seringkali mendapatkan ancaman pembobolan pada beberapa platform digital dari ancaman para hacker atau peretas.

“Karenanya kepada platform digital saya sangat mendorong untuk terus meningkatkan security sistem-nya dari sisi teknologi, dan manpower yang mengawasi dan meningkatkan atau mengembangkan security system,” kata Menteri Kominfo.

Menurut Menteri Johnny, kegagalan dalam menjaga security system akan berdampak luas terhadap seluruh digital space di Indonesia. Terkiat hal tersebut, Menkominfo berharap dapat menjadi perhatian bersama secara makro.

“Sedangkan secara mikro di mana Himbara yang mengalami kesulitan terkait dengan akses internet terkait dengan bandwith, jangan lupa berkomunikasi dengan Kemenkominfo, sulit-sulit dengan pejabat-pejabatnya langsung menghubungi saya, dan saya akan berkoordinasi dengan operator seluler di dalamnya untuk memastikan ketersediaan bandwith yang merata di tempat yang sudah ada,” tegasnya.

Di sisi lain, Menkominfo juga mengajak Himbara dan seluruh ekosistem untuk secara bersama-sama mengambil bagian dalam pembiayaan pembangunan infrastuktur ICT hingga di the last mile atau di ujung wiayah-wilayah 3T.

Acara Peluncuruan digiKU dibuka dengan sambutan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dilanjutkan sesi tanya jawab antara pelaku UMKM dengan Menkominfo Johnny G. Plate dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

 Ada pula Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnu Tama, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, perwakilan dari Kementerian BUMN, Ketua Umum Himbara Sunarso, Ketua Umum idEA Ignatius Untung serta Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. (OL-09)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri
Berita Lainnya