Senin 22 Juni 2020, 20:56 WIB

Pandemi Menciptakan Pola Unik Berbelanja saat Ramadan

Retno Hemawati | Ekonomi
Pandemi Menciptakan Pola Unik Berbelanja saat Ramadan

Unsplash/ Brooke Lark
Salah satu hal penting saat belanja daring adalah memilih e-commerce dan akun terpercaya.

 

Pandemi Covid-19 menciptakan beragam pembatasan di berbagai sektor. Di sisi lain, dari sisi tertentu, pandemi Covid-19 juga telah mengubah pola berbelanja konsumen.

Jet Commerce e-commerce enabler penyedia solusi e-commerce terpadu, juga menemukan beberapa insight atau pembelajaran menarik dari perubahan perilaku konsumen selama Ramadan di masa pandemi ini.

Sejalan dengan hasil riset terbaru yang dilakukan oleh iPrice terdapat pola belanja yang berbeda pada Ramadan tahun ini, Jet Commerce mencatat bahwa konsumen tidak mempersiapkan kebutuhan Ramadan jauh – jauh hari sebelum memasuki bulan puasa, seperti yang biasanya terjadi. Hal ini ditunjukkan dari peningkatan tertinggi jumlah pesanan yang justru terjadi pada minggu pertama di bulan Ramadan, yakni meningkat sebanyak 54% dari jumlah pesanan seminggu sebelum memasuki bulan Ramadan.

Jet Commerce juga menemukan fakta bahwa jumlah penjualan terbanyak terjadi pada minggu kedua dan ketiga pada bulan Ramadan tahun ini, yakni pada minggu kedua terjadi 27% penjualan dan pada minggu ketiga terjadi 29% penjualan dari total keseluruhan penjualan selama bulan Ramadan. Puncak nilai transaksi tertinggi juga terjadi pada waktu yang sama, yaitu di tanggal 5 dan 11 Mei 2020 atau pada minggu kedua dan ketiga Ramadan, di mana merupakan periode utama masa kampanye Ramadan yang diselenggarakan berbagai platform e-commerce di Indonesia. Dengan kata lain, konsumen turut memanfaatkan momentum kampanye untuk berbelanja online. Tidak hanya itu, waktu paling aktif bagi konsumen dalam berbelanja online selama Ramadan terjadi pada pukul 00.00 – 02.00 dini hari dan pukul 09.00 – 12.00.

“Selalu ada pola – pola tertentu yang terjadi pada momen – momen spesial seperti bulan Ramadan, apalagi di masa pandemi seperti ini yang telah mendorong penetrasi bisnis e-commerce menjadi semakin besar dan menjangkau ke berbagai daerah. Untuk itu, Jet Commerce selalu mempelajari pola – pola konsumen dalam berbelanja online yang terjadi dari tahun ke tahun untuk membantu pertumbuhan bisnis para mitra kami dengan mendapatkan hasil yang maksimal melalui e-commerce,” kata Webber Chen, Chief Executive Officer Jet Commerce Indonesia.

Meskipun transaksi melalui e-commerce masih didominasi warga yang berdomisili di DKI Jakarta dan Jawa Barat, namun keterbatasan yang terjadi karena pandemi ini telah turut serta mendorong konsumen yang berada di berbagai daerah untuk memanfaatkan platform e-commerce dalam memenuhi kebutuhannya. Seperti pada Ramadan tahun ini, Jet Commerce mencatat pembelian terjauh secara geografis pada kategori Health & Beauty terjadi dari Provinsi Aceh, Sulawesi Utara, dan Papua, sementara pada kategori Mom & Baby pembelian terjauh terjadi dari Bengkulu, dan Electronic terjadi dari Provinsi Aceh, Papua, dan Maluku.

Selain itu, Jet Commerce juga mencatat peningkatan daya beli konsumen pada beberapa kategori produk selama Ramadan tahun ini. Seperti daya beli konsumen terhadap kategori produk Mom & Baby yang meningkat sebesar 27% jika dibandingkan dengan Ramadan tahun lalu, dengan basket size atau nilai transaksi rata – rata tiap konsumen dalam sekali pembelanjaan sebesar Rp 280 ribu, serta pada kategori produk Toys yang meningkat 6% dengan nilai rata – rata Rp312 ribu dalam sekali pembelanjaan. (OL-12)

 

Baca Juga

Ist/Kementan

Pacu Ketahanan Pangan, Kementan Perkuat Lumbung Pangan Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 11:59 WIB
Kementerian Pertanian (Kementan) kian memperkuat peran lumbung pangan masyarakat desa yang dinilai saat ini menjadi sangat...
Ist

Presdir OVO dan Pendiri Bareksa Terima Penghargaan dari OJK

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 11:30 WIB
OJK memberikan penghargaan kepada Presiden Direktur OVO dan Co-founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra sebagai Tokoh Penggerak...
Ist

Kelola Aset, Taspen Percayakan pada Kustodian BNI

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 11:18 WIB
Sebelumnya, BNI dan Taspen telah bekerja sama dalam hal pembayaran uang pensiun yang masih berjalan dengan baik sampai dengan saat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya