Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 memukul ekonomi global. Hampir semua negara mengalami kontraksi ekonomi. Menurut prediksi Bank Dunia, hingga akhir tahun 2020 diperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) global akan mengalami kontraksi atau tumbuh negatif 5,2 persen. Artinya, ekonomi global mengalami resesi terburuk dalam sejarah sejak Perang Dunia II.
Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, dalam suasana resesi global seperti ini, psikologi pasar tidak stabil. Hampir semua negara akan melakukan intervensi terhadap pasar domestik mereka masing-masing.
Menurut Enggar, tidak ada negara yang ingin runtuh ekonominya. Karena itu, mereka akan melakukan segala cara untuk menjaganya, dari memberikan stimulus hingga melakukan proteksi terhadap komoditas strategis.
Hal itu ditegaskannya dalam webinar bertajuk “Mempersiapkan Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan oleh Forum Diskusi Denpasar 12 bekerja sama dengan DPP Partai NasDem, Selasa (10/6).
“Ini menjadi tantangan buat ekonomi Indonesia. Saat ini tidak ada negara yang betul-betul aman secara ekonomi. Ini karena semua terhubung dalam satu rantai pasok global yang saling bergantung satu sama lain. Jadi, jika komoditas tertentu di suatu negara terganggu, maka sudah tentu dampaknya juga dirasakan oleh negara lain. Karena keterhubungan global supply chain yang sangat erat,” kata Enggar.
Baca juga : Kadin Minta Stimulus Pemulihan Ekonomi Diperbesar
Ia memberi contoh, pabrik otomotif Indonesia saat ini mengalami kesulitan karena meskipun produksi mobil dilakukan di Indonesia, tetapi sebagian besar komponennya dipasok dari negara lain, seperti dari Wuhan, Tiongkok Maka sejak Wuhan dikarantina, pabrik otomotif pun kekurangan pasokan komponen.
Menurut Enggar, ketergantungan ini juga terjadi di industri lain, baik di industri makanan-minuman, otomotif, maupun di industri kesehatan. Ketergantungan terhadap pasokan negara lain ini harus menjadi perhatian semua pihak. Pemerintah dan pengusaha harus bersinergi.
"Pandemi ini harus jadi momentum untuk melakukan evaluasi. Pelajarannya, bahwa ke depan ketergantungan itu harus diminimalkan dengan menggenjot produksi dalam negeri, baik dari bahan baku hingga bahan jadinya. Sehingga secara ekonomi, kita bisa mandiri dan betul-betul kuat,” kata Enggar.
Dibanding banyak negara yang mengalami resesi, Indonesia saat ini masih cukup beruntung. Enggar mengatakan, di kuartal I-2020 pertumbuhan Indonesia masih positif, belum negatif, seperti dialami Amerika Serikat, dan banyak negara lainnya.
Keberuntungan itu harus dijaga dengan memperkuat faktor-faktor penopang. Lebih spesifik, Enggar meminta pemerintah menjaga perputaran ekonomi di tingkat bawah. Salah satunya dengan menjaga pasar tradisional.
Ekonomi rakyat, kata Enggar, sebagian besar digerakkan oleh pasar tradisional. Saat ini, dalam kondisi pandemi, pasar tradisional harus tetap berjalan tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat.
“Misalnya, diatur jalan dan jaraknya. Pasar tradisional memang membutuhkan keahlian khusus untuk mengaturnya, tetapi ini harus dilakukan karena pasar jantung ekonomi rakyat. Harus ada pendaftaran pedagang, pengaturan PKL (pedagang kaki lima), misalnya dengan sistem ganjil genap, jadi penjualnya digilir. Sistem serupa juga bisa dipakai di pasar modern. Intinya, protokol kesehatan harus diterapkan, tetapi ekonomi juga berjalan,” katanya.
Baca juga : Rizal Ramli Siapkan Jurus Dobel Kepret Hadapi Luhut
Selain itu, yang juga penting dilakukan adalah melihat peluang ekspor. Saat ini hampir semua negara memang melakukan proteksi dan menjaga pasar domestik mereka. Namun, bukan berarti peluang ekspor tertutup, karena faktanya semua negara saling membutuhkan dan saling bergantung.
Untuk itu, pemerintah harus mencari pasar di mana komoditas Indonesia bisa masuk, setelah itu sinergi dengan pengusaha.
“Sinergi pemerintah dan pengusaha ini sangat penting. Pemerintah tidak bisa hanya membuka pasar terus membiarkan pengusaha bergerak sendiri. Pemerintah juga harus membantu dan mendorong pengusaha, baik dalam mencari peluang pasar hingga memasok barang,” katanya.
Enggar mengakui, tidak mudah menjaga ekonomi di masa pandemi. Tapi, jika semua pihak bersinergi, terutama pemerintah dan pengusaha, kesulitan ekonomi bisa diatasi.
“Kita harus siap untuk kondisi ini. Tentu tak hanya memasrahkan tanggungjawab kepada pemerintah. Kita, semua komponen bangsa, harus bergerak bersama dan bersinergi. Kita tidak bisa berpangku tangan,” kata Enggar. (RO/OL-7)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Sepanjang 2025, AI tidak hanya mengubah cara manusia bekerja dan berbisnis, tetapi juga melahirkan puluhan miliarder baru di dunia teknologi.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mempertahankan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta yang telah ditetapkan.
UPAH minimum provinsi atau UMP DKI 2026 akan diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hari ini (24/12). Ia menegaskan bahwa kenaikan UMP DKI 2026 dapat diterima banyak pihak
Mukota bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan dunia usaha yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DK Jakarta, Uchy Hardiman mendukung pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved