Rabu 10 Juni 2020, 13:25 WIB

Gelar Rakor dengan Puluhan Provinsi, Mentan Apresiasi Para Petani

mediaindonesia.com | Ekonomi
Gelar Rakor dengan Puluhan Provinsi, Mentan Apresiasi Para Petani

Ist/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo memberi sambutan dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Pelaksanaan Pembangunan Pertanian Tahun 2020, Rabu (10/6).

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi kerja keras para petani di seluruh Indonesia. Kata dia, apresiasi ini perlu diberikan karena mereka sukses melakukan cocok tanam Musim Tanam (MT) 1 dengan peningkatan produksi yang luar biasa.

"Disaat pandemi 19 melemahkan semua sendi-sendi perekonomian, sektor pertanian menjadi penyelamat dengan hasil panen yang luar biasa dan mampu memberi makan yang cukup bagi masyarakat Indonesia," ujar Mentan dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Pelaksanaan Pembangunan Pertanian Tahun 2020, Rabu (10/6).

Mentan mengatakan, berdasarkan data yang ada, stok beras akhir bulan Juni mencapai 7,49 juta ton. Angka tersebut sudah termasuk dalam hitungan stok hingga akhir Desember 2019 yang mencapai 6,1 juta ton.

Sebagai informasi, pada MT 1 luas tanam OKMAR mencapai 6,07 juta ha dengan luas panen dari Januari-Juni sekitar 5,83 juta ha. Dari luasan tersebut para petani mampu memproduksi gabah kering giling (GKG) sebanyak 29,02 juta ton dan menghasilkan beras murni sebanyak 16,65 juta ton atau senilai Rp 168 triliun.

"Apapun yang terjadi besok, yang tidak boleh bersoal adalah pangan masyarakat. Musim tanam 1 kita berhasil disitu dan hanya Kementan yang produktivitas ekspornya naik diatass 12,6%," katanya.

Syahrul mengingatkan bahwa musim tanam berikutnya akan mengalami banyak tantangan dan rintangan yang lebih berat. Karena itu, dia meminta semua elemen bangsa mempersiapkan MT 2 dengan penuh semangat.

Sebagai informasi, badan pangan dunia FAO memperingatkan akan adanya kekeringan yang sangat tinggi yang dibarengi dengan serangan hama siklus lima tahunan. Bahkan, tahun ini diprediksi akan terjadi krisis pangan dunia.

"Kalau kita semua turun tangan, akan ada kebersamaan yang kuat dengan perencanaan yang apik. Koordinasi kelembagaan harus kuat. Kerjasama dengan Kemendes, Kemenko, Kementerin dan Lembaga lain, BUMN, Pemda, Swsta, dan Perguruan Tinggi harus saling bersinergi," katanya.

Untuk informasi, rapat koordinasi ini diikuti oleh Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Jambi, Provinsi  Bengkulu, Provinsi Bangka Belitung, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Maluku, Provinsi Maluku Utara dan Provinsi Papua Barat. (OL-09)

Baca Juga

ANTARA

Jelang KTT G20, Sandiaga: 23 Hotel di Bali Sudah Penuh Dibooking

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 13:24 WIB
Sandiaga menambahkan untuk kesiapan akomodasi menjelang KTT G20 juga telah mencapai...
Antara/Syifa Yulinnas

Menperin : Industri Perkebunan Masih Berkontribusi Tinggi, Sumbang Rp216 T

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 12:51 WIB
Menperin mengungkapkan, industri hasil perkebunan yang merupakan salah satu bagian dari industri agro, berkontribusi besar untuk ekspor...
Dok. Doku

Ekonomi Global Menantang, Investor Harus Lakukan Ini

👤Media Indonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 12:23 WIB
Untuk investor pasar saham para investor itu harus disiplin dalam melakukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya