Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini berhasil menguat di perdagangan pasar spot. Rupiah tercatat menembus ke level Rp 14.600/US$.
Pada Jumat sore (29/5), US$ 1 dibanderol Rp 14.575/US$ di pasar spot. Artinya rupiah menguat sebesar 0,68% dibandingkan dengan penutupan perdagangan rupiah di hari sebelumnya. Kemarin rupiah sempat menguat 0,72% ke Rp 14.570/US$.
Menanggapi ini, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan wacana diterapkannya new normal (kenormalan baru) oleh pemerintah Indonesia memberikan reaksi positif bagi pasar. Menurutnya, pasar melihat adanya angin segar dengan rencana dibukanya kembali perekonomian secara bertahap di beberapa daerah.
“Penguatan rupiah salah satunya karena memang pasar menyambut positif rencana akan dibukanya kembali perekonomian secara bertahap di beberapa daerah yang perkembangan penanganan wabah yang baik sebagaimana ditunjukkan oleh jumlah kasus yang menurun,” uajrnya kepada mediaindonesia.com, Jumat (29/5).
Baca juga : IHSG Menguat di Penutupan Saham Pekan Ini
Rencana pemerintah ini, sambungnya, semakin memperkuat keyakinan pasar. Terutama setelah sebelumnya sudah adanya rencana berakhirnya lockdown di beberapa negara yang juga berdampak positif pada ekonomi.
Selain itu, Piter beranggapan faktor lainnya yang menyebabkan rupiah menguat adalah meredanya kekhawatiran pasar atas hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok. Sentimen terkait Amerika Serikat dan Tiongkok ini memang masih naik turun dan kerap menjadi pendorong pelemahan rupiah.
“Faktor ketiga, efek psikologis dari pernyataan Bank Indonesia (BI) bahwa rupiah masih overvalue dan berpotensi terus menguat. Pernyataan Gubernur BI ini menambah confidence pasar terhadap rupiah,” pungkasnya. (OL-2)
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.892 per dolar AS dipicu eskalasi konflik Iran dan revisi outlook Fitch Ratings terhadap Indonesia menjadi negatif.
Di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah di level 16.872 per dolar AS. Simak analisis dampak ketegangan di Selat Hormuz terhadap kurs rupiah dan ekonomi RI.
NILAI tukar rupiah ditutup melemah 81 poin atau 0,48 persen menjadi Rp16.868 per dolar AS, Senin (2/3). pelemahan rupiah dipicu perang di Timur Tengah.
Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus memantau dinamika pasar keuangan secara cermat dan merespons secara tepat guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah konflik Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved