Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 0,79% pada penutupan IHSG akhir pekan ini, Jumat (29/5). Tercatat saham berada di zona hijau 0,79% atau 37 poin menuju 4753 poin.
Kenaikan saham ini dengan frekuensi transaksi 703,11 dan volume transaksi 12,2 triliun. Adapun total saham yang duperdagangkan sebesar 5513. triliun. Hal yang sama berlaku pada kumpulan 45 saham unggulan (LQ45) yang ikut menguat. Dengan penguatan sebesar 2,32% ke 725 poin.
Hal ini sesuai dengan prediksi Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama, IHSG pada perdagangan akhir pekan ini berpeluang untuk melanjutkan tren kenaikan. Setelah kemarin IHSG tercatat mempertahankan pola bullish continuation dan berakhir menguat 1,61% menuju level 4.716.
"Di sisi lain, terlihat pola three advancing soldiers candlestick yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG ," kata Nafan
Baca juga : Jokowi Minta 245 Proyek Strategis Dikaji Ulang
Adapun pada transaksi hari ini terlihat sebanyak 175 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara itu, 232 saham melemah dan 154 saham tak bergerak (stagnan).
Dari 10 sektor pembentuk IHSG, enam sektor menguat dan empat sektor melemah. Lima sektor yang menguat adalah industri daar, aneka industri, infrastruktur, keuangan, perdagangan dan manufaktur. Saham yang menguat di antaranya, KRAH yang naik 22,60% ke Rp510 per saham, AKSI naik 21,88% ke Rp117 per saham dan WINS naik 15,87%ke Rp 73 per saham.
Selanjutnya, saham yang melemah antara lain BRNA yang turun 6,98% ke Rp1.000 per lembar saham, SINI melemah 6,98% ke Rp800 per lembar saham dan MLPT turun 6,96% ke Rp535 per lembar saham. (OL-2)
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
IHSG hari ini ditutup melemah 1,05% ke level 8.235,26. Pelaku pasar khawatir atas tarif impor panel surya dan penyelidikan sektor perikanan oleh Amerika Serikat.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
IHSG hari ini ditutup melemah ke level 8.280,83. Simak analisis pemicu koreksi indeks, dampak kebijakan tarif AS, serta daftar saham top gainers dan losers.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved