Jumat 29 Mei 2020, 13:02 WIB

Jokowi Minta 245 Proyek Strategis Dikaji Ulang

Dhika Kusuma Winata | Ekonomi
Jokowi Minta 245 Proyek Strategis Dikaji Ulang

ANTARA/RAISAN AL FARISI
Pekerja memindahkan pembatas jalan pada proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (16/5

 

PRESIDEN Joko Widodo menginstruksikan 245 proyek strategis nasional (PSN) untuk dikaji kembali. Eksekusi proyek strategis diminta diprioritaskan pada proyek yang berdampak besar bagi penguatan ekonomi rakyat dan pemulihan ekonomi nasional pascapandemi.

"Terkait dengan usulan 245 PSN baru saya minta untuk betul-betul dilihat di lapangan, dihitung, dikalkulasi secara rinci mana yang direkomendasi dan mana yang tidak. Prioritas penambahan proyek yang memiliki daya ungkit besar pada pemulihan ekonomi pasca pandemi sangat penting untuk kita dahulukan," ucap Presiden dalam rapat terbatas melalui telekonferensi mengenai evaluasi PSN untuk pemulihan ekonomi dampak covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (29/5).

Presiden menekankan PSN yang terkait pemulihan ekonomi rakyat dan ekonomi nasional untuk diprioritaskan percepatan pelaksanaannya. Antara lain program sertifikasi tanah untuk rakyat, legalisasi lahan transmigrasi, reforma agraria, perhutanan sosial, serta peremajaan perkebunan rakyat. Implementasi proyek strategis tersebut, imbuh Jokowi, harus tetap mengindahkan protokol kesehatan.

"Selesaikan secepat-cepatnya berbagai hambatan berbagai sumbatan bagi pelaksanaan PSN di lapangan. Saya menerima laporan bahwa hambatan yang paling besar masih pada urusan pembebasan lahan," ucap Jokowi

Baca juga: Jokowi Instruksikan Proyek Strategis Nasional Diprioritaskan

Presiden juga mengatakan percepatan agenda-agenda strategis tersebut tidak terbatas di bidang ekonomi, tapi juga bidang-bidang mendasar lainnya yang penting bagi kehidupan rakyat. Di antaranya yang berkaitan dengan pendidikan, peningkatan kualitas SDM, dan kesehatan.

Di bidang kesehatan, ucap Jokowi, pemerintah memiliki agenda besar yaitu menurunkan angka stunting, pemberantasan TBC, malaria, demam berdarah, HIV/AIDS dan gerakan hidup sehat.

"Ini harus terus kita kerjakan. Ini artinya kita harus fokus menangani dan mengendalikan covid-19 tapi agenda-agenda strategis yang berdampak besar bagi kehidupan rakyat juga tidak boleh dilupakan," ujar Jokowi. (A-2)

Baca Juga

MI?susanto

Ekonomi Tumbuh Negatif, BI Siap Eratkan Sinergi Pulihkan Ekonomi

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 22:34 WIB
Perkembangan ini tidak terlepas dari pengaruh melemahnya ekonomi global sejalan dengan pandemi covid-19 dan menurunnya aktivitas ekonomi...
Antara/Aditya Pradana Putra

Implementasi Lambat, Pemerintah Alihkan Rp238,9 Triliun dana PEN

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 21:35 WIB
"Jadi dalam hal ini masih ada Rp238,9 triliun yang belum selesai dokumen anggarannya. Termasuk dalam hal ini DIPA (Daftar Isian...
Dok. Pribadi

Kolaborasi Bantu Dunia Usaha Bertahan di Tengah Pandemi

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 21:32 WIB
Dia menilai pentingnya kolaborasi dalam bisnis yang memberi manfaat seperti menumbuhkan inovasi, membangun network, memangkas biaya bisnis,...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya