Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Wall Street Menghijau, Dow Naik Lebih dari 500 Poin

Antara
27/5/2020 08:23
Wall Street Menghijau, Dow Naik Lebih dari 500 Poin
Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan Indeks Dow Jones melonjak lebih dari 500 poin.(AFP)

SAHAM-SAHAM di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan Indeks Dow Jones melonjak lebih dari 500 poin menyusul kenaikan kuat di minggu sebelumnya didorong oleh pelonggaran penguncian terkait virus korona yang membuka jalan untuk pemulihan ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 529,95 poin atau 2,17%, menjadi ditutup pada 24.995,11 poin. Indeks S&P 500 naik 36,32 poin atau 1,23%, menjadi berakhir di 2.991,77 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 15,63 poin atau 0,17%, menjadi 9.340,22 poin.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor keuangan dan industri masing-masing melonjak 5,04% dan 4,24%, melampaui sektor lainnya. Namun, sektor perawatan kesehatan dan teknologi mengalami kesulitan.

Baca juga: Investor Tertarik Aset Berisiko, Dolar AS Terkoreksi

Perusahaan biotek AS Novavax pada Senin (25/5) mengatakan telah memasuki uji klinis untuk vaksin virus korona yang potensial. Perusahaan mengharapkan hasil awal pada respons keamanan dan kekebalan pada Juli. Saham perusahaan ditutup melonjak 4,47% pada Selasa (26/5).

Para investor memperhatikan dengan cermat pembukaan kembali ekonomi karena lebih banyak negara bagian AS mulai melonggarkan pembatasan penguncian yang terkait virus korona.

Reli pasar terjadi setelah seminggu yang solid untuk Wall Street yang melihat semua tiga indeks utama naik lebih dari tiga persen. Pasar AS ditutup pada Senin (25/5) untuk memperingati Hari Pahlawan.

Di bidang data ekonomi, indeks kepercayaan konsumen AS berdiri di 86,6 bulan ini, naik dari 85,7 pada April, The Conference Board yang berbasis di New York melaporkan Selasa (26/5). Para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan angka di 86,8 pada Mei. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya