Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara memastikan stok bahan pokok di daerahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1441 H.
Namun, khusus untuk gula dan bawang merah, Pemprov Sumut memberi perhatian khusus karena kedua komoditas ini mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Harga gula pasir melonjak dari Rp12.500 per kg menjadi Rp19.000 per kg, sedangkan bawang merah lebih drastis lagi kenaikan harganya. Dari semula hanya Rp30.000 per kg menjadi Rp60.000 per kg.
"Hal itu terjadi karena keterbatasan stok di pasar," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Zonny Waldi, Rabu (13/5).
Produksi para petani bawang merah di provinsinya hanya mampu memenuhi 40 persen dari kebutuhan, ditambah lagi saat ini distribusi barang antarprovinsi mengalami kendala akibat pandemi Covid-19.
Karena itu Pemprov Sumut memutuskan akan membeli bawang merah dari Brebes, Jawa Tengah. Ini dilakukan agar kebutuhan terpenuhi dan harga bisa ditekan sampai ke level Rp40.000 per kg.
"kondisi ini terjadi di seluruh Indonesia, kecuali Jawa Tengah. Kita akan membeli bawang merah dari Brebes untuk memenuhi kebutuhan bawang merah kita di sini," ucap Zonny.
Namun demikian, tidak semua bahan pokok mengalami kenaikan harga, salah satu yang mengalami penurunan adalah cabai merah.
Cabai merah bahkan mengalami penurunan harga yang signifikan. Pada bulan April, harga rata-rata cabai merah yang sebelumnya mencapai Rp24.900 per kg turun menjadi menjadi Rp19.600, atau turun sekitar 21 persen.
Menurut Zonny, penurunan harga itu terjadi karena stok cabai yang melimpah di Sumut, yakni mencapai 55.613 ton dengan kebutuhan hanya 4.371 ton per bulan.
Jumlah stoknya pun cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 12 bulan ke depan. Bahkan untuk mendongkrak harga, Pemprov Sumut memutuskan akan menawarkan cabai ke provinsi lain.
Adapun bahan pokok lain seperti telur, garam, minyak goreng, jagung, tepung terigu dan bawang putih dipastikannya tetap stabil. (OL-13)
Baca Juga: Tuban Klaim Surplus Pangan hingga 81 perse
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Sebuah truk kontainer pengangkut peti kemas, terguling di Jalan Pantura Utama ruas Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/01/26).
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Harga bawang merah di Brebes yang sebelumnya Rp25 ribu/kg, turun menjadi Rp20 ribu/kg. Sedangkan harga cabai yang semula Rp15 ribu turun menjadi Rp10 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved