Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PT Garuda Indonesia Tbk. mengklaim tidak ada mafia umrah di tubuh Garuda Indonesia. Meski begitu, Direktur Utama (Dirut) Irfan Setiaputra mengatakan agen perjalanan umrah dan haji sempat mengeluh kesulitan mendapatkan tiket umrah secara langsung dari maskapai.
Namun, itu lantaran Garuda Indonesia hanya menjual tiket melalui agen tertentu sebagai bagian dari strategi penjualan. Hal itu ia sampaikan saat mengikuti Rapat Dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (29/4).
Baca juga:Garuda Indonesia Kebingungan Bayar Utang Jatuh Tempo Juni Ini
“Saya meluruskan di perihal tiket umroh ini tidak ada mafia. Namun memang strateginya pada waktu itu hanya menjual all sell melalui agen tertentu saja,” ujar Irfan.
Namun, tak dapat dipungkiri strategi ini justru menimbulkan kerugian bagi Garuda Indonesia. Pasalnya, saat menjual tiket ke agen tersebut, harga diberikan di bawah cost yang harus dikeluarkan oleh maskapai nasional ini. Sehingga menciptakan kerugiaan untuk penerbangan umrah.
“Dan ketika kita menjual ke agen tersebut kita menjual dengan harga yang di bawah harga atau cost kita sehingga kita mengalami kerugian untuk penerbangan umrah,” tambahnya.
Diketahui saat ini Garuda Indonesia tengah mengalami persoalan keuangan yang cukup sulit. Selain kerugian untuk penerbangan umrah, masih terdapat utang yang jatuh tempo pada Juni 2020 ini sebesar US$ 500 juta.
Baca juga: Protokol Kesehatan dan Aktivitas Industri Seharusnya Seirama
Pihak Garuda tengah melakukan sejumlah upaya dan diskusi untuk menyelesaikan masalah finansial yang juga sebagai akibat pandemi covid-19. (Hld/A-3)
PLATFORM perdagangan aset kripto OSL Indonesia resmi meluncurkan kampanye spesial menyambut bulan suci Ramadan bertajuk 'THR Tiap Hari, Umrah Gratis Menanti'.
Selly pun menekankan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada jemaah umrah mandiri yang berpotensi tidak terdata secara menyeluruh oleh pemerintah.
Kemenhaj dan PPIU sepakati 10 langkah mitigasi dampak perang Timur Tengah bagi jemaah umrah, termasuk kebijakan refund tiket dan penundaan keberangkatan.
SITUASI keamanan di kawasan Timur Tengah yang kian memanas mulai, berdampak pada sektor perjalanan ibadah umrah.
Ia menilai perlu ada mekanisme perlindungan hukum dan finansial bagi PPIU agar tidak menanggung kerugian sepihak dalam situasi force majeure.
KEPALA Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, mengimbau, jemaah umrah untuk berhati-hati dan tetap menjaga kondusivitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved