Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Tabungan Negara (BTN) meluncurkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) From Home untuk tetap memberikan layanan maksimal kepada nasabah di tengah pandemi covid-19.
BTN menggandeng 42 pengembang dengan ratusan proyek perumahan dan apartemen dalam program KPR From Home. Lewat program itu, calon debitur atau konsumen dapat mengajukan berkas aplikasi PR/KPA) secara daring melalui Portal BTN Properti.
Dalam program ini bank yang fokus pada pembiayaan sektor properti tersebut menawarkan bunga angsuran mulai dari 6,0% fix selama setahun.
Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar berharap, KPR From Home dapat membantu upaya Pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 dengan melaksanakan physical distancing sambil terus memberikan layanan prima bagi para nasabah.
“Seluruh proses kredit bisa dilakukan secara online seperti pengajuan berkas melalui website btnproperti.co.id atau Mobile Apps BTN Properti yang dapat diunduh di Playstore dan Appstore serta pembayaran booking fee. Bahkan, nasabah bisa tracking posisi berkas pengajuan secara online,” katanya dalam keterangan tertulis.
Selain itu, sambung Yanti, bagi nasabah yang mengajukan KPR From Home akan dibebaskan dari beban biaya provisi, biaya administrasi, dan biaya appraisal. Kemudian, terdapat fitur 4D Tour Service yang memungkinkan untuk melihat detail unit hingga ke seluruh sudut ruangan tanpa harus ke lokasi.
Baca juga : APBN Hingga Maret Alami Defisit Rp76,4 triliun
“Beberapa kemudahan itu berlaku sejak 1 April – 30 Juni 2020,” imbuh Yanti.Melalui KPR From Home, Bank BTN menargetkan dapat menambah komitmen kredit baru sebesar Rp2 triliun hingga Juni mendatang. Sebab, sejatinya minat masyarakat melakukan KPR/KPA terbilang masih cukup tinggi dan permintaan bisa terus bertambah meski dalam keadaan sulit pada musim pandemi covid-19 seperti sekarang ini.
“Memang diantara masyarakat juga banyak yang cenderung wait and see. Karena itu, melalui inovasi program pemasaran ini kami memberi banyak kemudahan sehingga mereka tertarik segera melakukan KPR/KPA bagi pembiayaan hunian idamannya,” cetus Yanti.
Kebutuhan hunian secara nasional terbilang cukup besar seiring jumlah penduduk yang terus bertambah. Untuk itu, Bank BTN terus memberikan kemudahan kepada calon nasabah KPR/KPA melalui berbagai inovasi pemasaran, salah satunya adalah menawarkan KPR From Home yang dapat di-bundling dengan fasilitas KPR/KPA Zero.
“Memanfaatkan fasilitas KPR/KPA Zero akan membantu calon nasabah dalam memperingan beban cicilan ditengah pandemi covid-19 seperti sekarang ini. Sebab, calon nasabah hanya akan membayar bunga (grace period) dan bebas bayar pokok selama 2 tahun sehingga cicilan kredit bisa lebih ringan,” pungkas Yanti Agustinar.
Ke-42 pengembang yang bekerja sama dalam KPR From Home antara lain : PP Properti, Adhi Comuter Properti, Duta Putra Group, Perumnas, Kalindo Land, Gapura Prima Group, Emerald Land Group, Waskita Realty, Pikko Group, Greenwoods Group, Imanan Group, GAN Properti Group, Daun Karya Propertindo, Mustika Land Group, PP Urban, HK Realtindo, Winland Development, Cigede Group, ISPI Group, Sentul City, dan WIKA Realty.
Kemudian, Damai Putra Group, Purinusa Jayakusuma, MAS Group, Graha Cemerlang, Citra Indah, Bangun Estuase Propertindo, Rura Graha Group, Citra Swarna Group, Bukitnusa Indahperkasa, Expert Jaya Mandiri, Sinar Griya Utama, Generasi Sinergi Prima, Tata Bumi Lestari, Agung Development, Relife Property, Dinamika Alam Sejahtera, Graha Aquila Propertindo, Kembang Sari Buana, Harvest City, Sapphire Group, dan Gema Semesta Cendikia. (RO/OL-7)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved