Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) melakukan sidak ke pasar-pasar DKI Jakarta untuk menjamin stabilitas harga dan pasokan komoditas pangan, setelah adanya imbauan Presiden Joko Widodo kepada masyarakat untuk beraktifitas di dalam rumah selama dua pekan ke depan.
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik, Tri Wahyudi Saleh, kegiatan operasi pasar dilakukan dalam rangka mencegah dan menangani terjadinya gejolak harga pangan khususnya terkait kekhawatiran di masyarakat akibat pandemi virus korona (Covid-19).
Baca juga: Kemenkeu Tunggu Usulan Revisi Anggaran
"Ini dilakukan sebagai tindak lanjut dan arahan Presiden Joko Widodo tentang pelaksanaan dan pemantauan ketersediaan komoditas pangan di masyarakat, Bulog menggelar Operasi Pasar agar masyarakat betul-betul melihat sendiri dan menjadi tenang," kata Tri di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (18/3).
Kegiatan operasi pasar tersebut dilakukan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam sidak tersebut juga dilakukan di empat pasar lainnya.
Operasi pasar ini juga dilakukan secara serentak di empat pasar utama di Jakarta yakni Pasar Cempaka Putih, Pasar Mampang, Pasar Koja dan Pasar Tomang Barat.
Bulog sendiri telah menyiapkan kebutuhan pokok berupa beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu dengan harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat dan dengan kualitas produk yang baik.
"Pak Dirut (Budi Waseso) telah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok beras, gula dan kebutuhan pangan lainnya yang menjadi tanggung jawab Bulog untuk bisa selalu tersedia di masyarakat," ujar Tri.
Dengan jumlah stok beras yang cukup besar sebanyak 1,5 juta ton, Bulog memastikan pihaknya mampu mengatasi kebutuhan lonjakan harga yang tak terduga akibat Covid-19 maupun menghadapi Ramadan dan Idul Fitri.
Baca juga: Gerakan Tiga Kali Ekspor Mampu Mendorong Ekonomi Indonesia
"Tidak ada masalah, Bulog menjamin kebutuhan beras, gula dan pangan lainnya tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba. Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut," jelas Tri.
"Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait akan kebutuhan pangan sampai dengan mulainya musim panen raya nanti," imbuhnya. (OL-6)
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved