Selasa 17 Maret 2020, 22:02 WIB

Gerakan Tiga Kali Ekspor Mampu Mendorong Ekonomi Indonesia

Ahmad Maulana | Ekonomi
Gerakan Tiga Kali Ekspor Mampu Mendorong Ekonomi Indonesia

Istimewa
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mencatat kinerja ekspor pada bulan Maret sebesar Rp 56 Miliar.

 

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mencatat kinerja ekspor pada bulan Maret sebesar Rp 56 Miliar. Sepanjang Maret 2020, JAPFA mengekspor berbagai produk pertanian dan perikanan ke Amerika, Jepang, Taiwan, Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Singapura, Filipina, Myanmar, Vietnam, dan Malaysia. Rangkaian produk yang diekspor meliputi produk ayam olahan, karkas, pakan ternak, anak ayam umur sehari atau day old chicken (DOC), vaksin ternak, serta produk perikanan.

Melalui pencapaian ekspor ini, JAPFA sebagai perusahaan agribisnis terkemuka bertaraf Internasional mewujudkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) untuk mendorong perekonomian nasional.

Gratieks merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ekspor pertanian yang diharapkan dapat mempercepat laju ekspor komoditas pertanian untuk mewujudkan ekosistem pertanian yang modern.

Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs JAPFA menyampaikan, “JAPFA tetap terus berusaha mewujudkan komitmen perusahaan dalam menyediakan asupan protein hewani dan produk pendukungnya yang berkualitas dan terjangkau, tidak hanya untuk pasar dalam negeri, juga internasional. Selain itu, melalui kegiatan ekspor yang terus kami lakukan, JAPFA mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional, khususnya mendukung tercapainya tujuan Gratieks,” ujar dia dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Selasa (17/3).

Pada tahun 2020 ini, JAPFA menargetkan pencapaian ekspor ke berbagai negara di dunia senilai lebih dari Rp675 Miliar dari anak usahanya yang meliputi divisi perunggasan dan perikanan. Rangkaian produk JAPFA yang dipasarkan ke mancanegara telah memenuhi persyaratan standar kelayakan ekspor internasional, seperti memiliki sertifikat kompartemen bebas Avian Influenza (AI), sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV), sertifikat produk halal, Food Safety System Certification (FSSC) 22000, dan juga ISO 9001:2015.

“Kami optimistis bahwa rangkaian produk JAPFA dapat bersaing di pasar internasional karena kami selalu mengedepankan kualitas mutu produk, dengan tetap mempertimbangkan harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Tidak hanya itu, kami terus berupaya mengembangkan kualitas dan layanan untuk membuka peluang yang lebih luas di pasar global,” pungkas Rachmat. (RO/A-3)

Baca Juga

Antara/Fakhri Hermansyah

PUPR: Stok Infrastruktur Indonesia Jauh dari Standar Global

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:43 WIB
Stok infrastruktur Indonesia terhadap PDB berkisar 43% pada 2019. Itu masih jauh dari rata-rata standar global, yakni sebesar...
MI/M Taufan SP Bustan

Kemenperin Ingatkan Pentingnya Kekayaan Intelektual bagi IKM

👤 M Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:35 WIB
Ditjen IKMA telah memfasilitasi pendaftaran 4.374 merek, 1.258 hak cipta, 79 desain industri, 17 paten dan 3 indikasi...
MI/Deny Susanto

Perhapi Dorong Pemanfaatan Limbah Tambang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 15:20 WIB
Perhapi mendorong pemerintah melakukan pengawasan dan pembinaan agar perusahaan pertambangan memanfaatkan sisa hasil...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya