Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDAGANGAN indeks harga saham gabungan (IHSG) terpaksa dihentikan sebelum waktunya setelah anjlok sebesar 5,01% ke level 4.895,75, kemarin.
Penurunan IHSG itu terjadi pukul 15.33 WIB. Sesuai dengan surat perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bernomor S-274/PM.21/2020, perdagangan saham dihentikan (trading halt) 30 menit.
"(Ketika) Turun 5%, sebenarnya halt-nya setengah jam. Tadi halt di 15.33, jadi secara technically langsung penutupan. Besok (hari ini) kembali dibuka," ujar Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi.
Menurut analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama, melemahnya IHSG lebih dipengaruhi faktor penyebaran virus korona baru (covid-19) secara masif dan telah dideklarasikan WHO sebagai pandemi internasional.
"Namun, sejauh ini Indonesia masih dalam peringkat investment grade level oleh para lembaga pemeringkat internasional sehingga fundamen makroekonomi Indonesia masih cenderung stabil," ungkap Nafan ketika dihubungi, kemarin.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, mengatakan penurunan IHSG tersebut dipengaruhi bursa global yang mayoritas juga turun akibat wabah covid-19.
"Indeks berjangka di AS melanjutkan pelemahan pagi ini (kemarin). Lalu investor juga tengah melakukan aksi tunggu pada realisasi emiten dalam melakukan buyback saham di saat minimnya katalis positif dan terakhir aksi panic selling investor melihat aksi investor asing di ekuitas maupun di SBN dari emerging market," paparnya.
Menurut Lanjar, sistem halt itu digunakan untuk menanggulangi penurunan yang signifikan akibat aksi panic selling investor melihat beberapa indikator indeks future yang turun tajam.
Senada dengan apa yang disampaikan Nafan, Lanjar juga menganggap bahwa secara fundamental memang ekonomi Indonesia masih berada di tingkat aman.
Meski demikian, imbuhnya, pertumbuhan perekonomian yang flat akan sangat berbahaya jika pandemi covid-19 terus menghantui Indonesia.
Sementara itu, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup melemah 148 poin atau 1,03% menjadi 14.522 per dolar AS dari sebelumnya 14.374 per dolar AS, kemarin.(Des/X-10)
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama periode perdagangan 19–23 Januari 2026, IHSG turun 1,37% ke level 8.951,010 dari posisi 9.075,406 pada pekan sebelumnya.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved