Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan investor global masih menaruh dana di perbankan Indonesia. Meskipun selama sentimen virus korona (COVID-19), para investor global telah menjual saham dan aset berupa Surat Berharga Negara (SBN).
"Mereka belum hengkang beneran. Sementara, mereka jual saham, SBN, namun simpan dalam rupiah, dan untuk lihat waktu," ungkap Perry di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (11/3).
Menurutnya, langkah itu diambil investor global karena tidak bisa mengkalkulasikan risiko dari wabah virus korona. Berdasarkan pemantauan Bank Indonesia, dana investor asing masih tersimpan di rekening kustodian dalam negeri.
Baca juga:
"Jadi ya sementara keluar dulu dari Indonesia, jual SBN, saham. Tapi, pemantauan kami uangnya investor masih di Indonesia," imbuh Perry.
Lebih lanjut, dia mengatakan sentimen virus korona berdampak pada sektor finansial. Saat ini, investor memindahkan investasi dari aset ke dalam bentuk uang tunai dan emas.
Investor global dikatakannya terus memantau kondisi ekonomi, sembari mencermati langkah yang ditempuh pemerintah di masing-masing negara. Mengacu indeks volatilitas dari Chicago Bond of Exchange (CBOE) yang mengukur premi risiko di pasar keuangan, risiko sebelum virus korona mewabah tercatat 32 basis poin, dan saat ini naik menjadi 54 basis poin.
"Indonesia, CDS (credit default swap atau persepsi risiko investasi) spread sebelum korona the lowest in history itu 59. Kemudian setelah virus korona dari 1 Februari terus naik, sekarang jadi 175," pungkas Perry.(OL-11)
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved