Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan teknologi finansial (tekfin) Uang Teman mendapat suntikan dana segar dari ACA Investment, anak perusahaan asal Jepang Daiwa Securities Group Inc.
Selain dari ACA Investment yang telah menuntaskan pendanaan Seri B2, sejumlah perusahaan seperti Silicon Valley, Pegasus Tech Ventures, serta perusahaan modal ventura Jepang, Spiral Ventures, juga turut berpartisipasi dalam pendanaan Seri B2 tersebut.
Presiden Direktur dan Pendiri Uang Teman, Aidil Zulkifli, mengatakan suntikan dana segar tersebut membuktikan Uang Teman semakin menancapkan posisinya di industri pinjaman tekfin (fintech lending) Indonesia. Pada pertengahan tahun lalu, Uang Teman juga telah mendapatkan status sebagai platform fintech lending yang berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Ke depan, perusahaan akan lebih fokus meningkatkan profitabilitas dan kinerja keuangan sebagai prioritas utama," ungkap Aidil dalam keterangan resmi, kemarin.
Menurut Aidil, inti kelangsungan bisnis rintisan (startup) dan lainnya ialah fundamental ekonomi dan keberlanjutannya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pihaknya bersyukur memiliki mitra baru yang tidak hanya membawa permodalan, tetapi juga memberikan dukungan kuat dan membimbing.
Selain itu, lanjut Aidil, pihaknya juga akan fokus dalam menyalurkan pinjaman dengan prinsip socially responsible (bertanggung jawab sosial). Perusahaan rintisannya itu tidak hanya mengejar volume pertumbuhan pinjaman, tetapi juga memastikan kemampuan nasabah untuk mengembalikan pinjaman tersebut.
"Ini demi meningkatkan kualitas pinjaman di masyarakat sehingga ekosistem fintech lending di Indonesia tetap solid dan sehat," kata dia.
Direktur Investasi ACA Investments Tomohiro Fujita menyampaikan inklusi keuangan bagi UangTeman ialah menghadapi nasabah yang tidak memiliki rekening bank. Namun, hal ini juga jadi salah satu ide besar.
"Kami percaya bahwa Uang Teman dapat mengatasi masalah ini dengan memanfaatkan keunggulan operasional dan aksesibilitas yang kuat ke pendanaan," kata dia.
CEO & General Partner Pegasus Tech Ventures Anis Uzzaman mengatakan perusahaan berharap dapat terus mendukung Uang Teman dalam melakukan ekspansi pertumbuhan pinjaman online ke berbagai daerah di Indonesia.
"Kami yakin bahwa Uang Teman akan melaksanakan visi mereka dan memiliki dampak besar pada perekonomian Indonesia selama beberapa tahun ke depan," tandas dia. (Gan/E-3)
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved