Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat APBN 2020 mengalami defisit sebesar Rp36,1 triliun pada akhir Januari. Besaran defisit itu setara 0,21% terhadap produk domestik bruto (PDB).
"Realisasi ini lebih rendah daripada defisit anggaran periode yang sama pada 2019 sebesar Rp45,1 triliun," kata Menkeu dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin.
Ia mengatakan defisit anggaran terjadi lantaran belanja negara mencapai Rp139,8 triliun, sementara pendapatan negara sebesar Rp103,7 triliun.
Pendapatan negara itu terdiri atas penerimaan perpajakan Rp84,7 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp19 triliun.
"Pendapatan negara ini sudah terealisasi 4,6% dari target meski sedang terjadi perlemahan situasi global," kata Sri Mulyani.
Sementara itu, belanja negara mencakup realisasi belanja pemerintah pusat Rp71,4 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa Rp68,4 triliun.
Realisasi belanja pemerintah pusat itu terdiri atas belanja kementerian/lembaga Rp30,9 triliun dan belanja nonkementerian/lembaga Rp40,6 triliun.
"Belanja negara, yang terealisasi 5,5% dari target, telah memberikan stimulus ke perekonomian," ujar Sri Mulyani.
Ia menambahkan, pada awal 2020 pembiayaan utang lebih rendah dari tahun sebelumnya, yaitu hanya Rp68,2 triliun.
Pembiayaan utang itu tumbuh negatif 44,6% karena penerbitan obligasi pemerintah pada periode akhir Januari 2019 yang mencapai Rp123 triliun.
"Pemerintah terus menjaga kredibilitas APBN dengan meningkatkan pendapatan negara secara optimal, melakukan perbaikan kinerja penyerapan anggaran, serta mengelola pembiayaan yang prudent dan akuntabel," ujar Sri Mulyani. (Mir/Ant/E-2)
Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Kebijakan peningkatan belanja pada 2025 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, tantangan besar ke depan adalah memastikan efektivitasnya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bonus atlet SEA Games Thailand senilai Rp480 miliar bersumber dari APBN, bukan uang pribadi Presiden. Peraih emas terima Rp1 miliar.
DEFISIT fiskal Indonesia pada 2025 tercatat melebar melampaui target pemerintah, seiring percepatan belanja negara di penghujung tahun dan lemahnya kinerja penerimaan.
Suahasil menyebut bahwa realisasi PNBP 2025 yang mencapai Rp534,1 triliun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi PNBP 2024 tang mencapai Rp584,4 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved