Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Bank Dunia merilis World Development Report,(WDR) edisi 2020 bertemakan Trading for Development in the Age of Global Value Chains.
Dalam laporannya itu, Bank Dunia menyebutkan bahwa rantai nilai global (RNG) dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja yang baik dan mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu negara-negara berkembang didorong untuk masuk dan terlibat dalam pengelolaan RNG.
Indonesia sebagai pengekspor komoditas minyak mentah seperti sawit dan batu bara ikut berpartisipasi secara aktif dalam RNG. Namun sebagai importir bahan kain dan besi baja, partisipasi Indonesia dinilai rendah.
Proses reformasi birokrasi yang kini tengah diupayakan Indonesia masih diragukan mampu menjawab semua hambatan keterlibatan Indonesia dalam RNG.
Kelemahan Indonesia dalam memanfaatkan RNG juga diperdalam oleh tingginya biaya transportasi. Hal itu disebabkan dari peraturan dan distorsi harga pelabuhan.
Menyikapi laporan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Indonesia akan tetap meningkatkan daya saing dan memerbaiki iklim investasi.
Apalagi, imbuh Airlangga, seluruh Credit Rating Agency telah mengakui Indonesia sebagai negara yang layak investasi dengan risiko rendah.
"Terlebih lagi, Indonesia juga secara konsisten meningkatkan peringkat ease of doing business (EoDB) sejak 2015. Hal ini didukung juga oleh peningkatan skor Indeks Persepsi Korupsi selama enam tahun terakhir," ujar Airlangga di kantornya, Selasa (28/1).
Indonesia diakui Airlangga masih berupaya untuk meningkatkan perannya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
"Ini merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk meningkatkan partisipasi dalam RNG dan menjadi pemain global utama dalam revolusi industri keempat. Tentu saja kita perlu menarik lebih banyak investasi untuk dapat melakukan hal tersebut," jelasnya.
Untuk mendorong hal itu, lanjut Airlangga, Indonesia tengah melakukan penyederhanaan regulasi mengimplementasikan onlines single submission. Hal itu juga dikatakan sejalan dengan rekomendasi dari Bank Dunia melalui laporannya.
Selain itu, Indonesia akan bertransformasi dari negara yang mengekspor bahan mentah menjadi negara yang mengekspor barang-barang industri. Perjanjian perdagangan juga akan dieksplorasi untuk lebih meningkatkan keikutsertaan Indonesia dalam RNG.
"Salah satunya melalui Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang akan diimplementasikan pada 2021/2022," pungkas Airlangga. (E-1)
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Harga komoditas global diproyeksikan turun ke level terendah dalam enam tahun pada 2026.
Langkah ini tidak hanya mendekatkan pengolahan sampah ke sumbernya, namun juga berkontribusi dalam mengurangi beban TPA dan mendukung ekonomi sirkular.
Pemerintah memastikan tidak akan mengadopsi data kemiskinan yang dirilis Bank Dunia.
AWAL April 2025, Bank Dunia melalui Macro Poverty Outlook menyebutkan pada tahun 2024 lebih dari 60,3% penduduk Indonesia atau setara dengan 171,8 juta jiwa hidup di bawah garis kemiskinan.
Di balik status Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah ke atas, Bank Dunia mengungkapkan fakta mencengangkan: 60,3% dari total populasi Indonesia hidup dalam garis kemiskinan
Indonesia diproyeksikan hanya memiliki pertumbuan ekonomi rata-rata 4,8% hingga 2027. Adapun, rinciannya adalah 4,7% pada 2025, 4,8% pada 2026, dan 5% pada 2027.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved