Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Luar Negeri kembali menggelar Monthly Economic Diplomacy Meeting yang membahas peluang kerja sama yang dapat memanfaatkan tarif ekspor rendah Timor Leste ke Amerika Serikat (AS). Salah satu pembahasan adalah terkait skema re-export dari Indonesia melalui Timor Leste untuk mengakses pasar global lebih kompetitif.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Bidang Diplomasi Multilateral Kadin Indonesia, Andi Anzar Cakra Wijaya yang mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri James Riady menegaskan pentingnya forum ini untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua negara yang telah terjalin lama.
Andi Anzar menyebut hubungan Indonesia dan Timor Leste yang terjalin erat selama puluhan tahun menjadi landasan kuat dalam mendorong kerja sama dagang yang lebih seimbang.
“Kita banyak belajar menjadi saudara (bersama Timor Leste) selama puluhan tahun kemarin dan hari ini kita mendapatkan kesempatan dengan apa yang tadi disampaikan, bahwa tarif Trump yang diterapkan di seluruh dunia ini ya tentunya bisa kita saling manfaatkan jadi peluang. Itulah yang kita sedang jajaki bersama dengan Timor Leste,” jelasnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (12/7).
Selain itu, dirinya juga menyoroti kondisi neraca perdagangan saat ini yang masih defisit di pihak Timor Leste.
“Memang sementara ini neraca perdagangan antara Timor Leste dan Indonesia defisit ya, jadi nanti kita perlu, tentunya sebagai tetangga saudara dekat, saudara lama, kita ini harus saling membantu bagaimana neraca perdagangan di antara kedua negara ini bisa minimal mulai mendekati keseimbangan,” terangnya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan dan Industri (MCI) Timor Leste Nino Filipus Pereira menyampaikan bahwa negaranya membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memanfaatkan tarif ekspor rendah Timor Leste ke AS yang hanya sekitar 10%.
“Melalui kerja sama ini, kita harap para pengusaha Indonesia dapat memanfaatkan Timor Leste sebagai tempat transit ekspor ke Amerika (Serikat) sehingga sama-sama memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar,” kata Nino.
Selain peluang re-export, lanjut Nino, Timor Leste juga menyiapkan kerja sama lain di sektor industri, pertanian, perikanan, serta pembangunan kawasan industri baru.
"Kita memiliki peluang sangat besar karena baru mengembangkan kawasan industri. Ini bisa menjadi peluang menarik bagi investor Indonesia,” sebut Nino.
Ia menambahkan, Timor Leste juga ingin mulai memasukkan produk-produknya ke pasar Indonesia guna memperkecil defisit perdagangan yang selama ini masih terjadi.
"Walaupun saat ini kita ada defisit perdagangan, tetapi sudah ada keinginan bagaimana Timor Leste dari beberapa produknya bisa masuk juga di pasar Indonesia supaya untuk memperkecil kesenjangan defisit perdagangan kita," pungkas Nino.
Di kesempatan yang sama, ekonom senior sekaligus Komisaris Utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) Fuad Bawazier mengingatkan pentingnya Indonesia belajar dari pengalaman Tiongkok agar tidak hanya menjadi pasar bagi produk asing, tetapi juga mampu tumbuh menjadi negara produsen yang tangguh.
“Yang dari mulai dipersiapkan sebagai konsumen atau pasar, bisa berubah dirinya menjadi produsen yang handal. Yang tadinya ditertawakan cuma bikin korek api, payung buka-buka, sekarang sudah hebat semua,” tandas Fuad. (E-3)
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Mendes PDT Yandri Susanto, yang hadir langsung melepas keberangkatan kontainer ekspor tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret sektor swasta dalam membina desa.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Sufmi Dasco Ahmad yang meminta penundaan rencana impor 105.000 mobil dari India untuk program Koperasi Desa Merah Putih.
Kadin Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih.
Presiden RI Prabowo Subianto memulai agenda resminya di Washington DC, Amerika Serikat, dengan bertemu sejumlah organisasi bisnis utama asal Negeri Paman Sam.
Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Otonomi Daerah Sarman Simanjorang memperkirakan potensi perputaran uang selama perayaan dan libur Imlek 2026 mencapai lebih dari Rp9 triliun.
Kadin dan pemerintah dorong revitalisasi industri galangan kapal nasional. Nikmati insentif bebas bea masuk dan pembiayaan 30 tahun untuk daya saing maritim.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie usai acara menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved