Selasa 07 Januari 2020, 20:40 WIB

Mentan Syahrul Yasin Limpo Bantu Korban Banjir Lebak

Wibowo Sangkala | Ekonomi
Mentan Syahrul Yasin Limpo Bantu Korban Banjir Lebak

Mi/Susanto
Warga menggunakan perahu karet karena jembatan Sajira yang terputus dihantam banjir badang di Sajira Barat, Lebak, Banten, Selasa (7/1)

 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Kampung Nunggul, Desa Sukasari,
Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/1). 

Bantuan program pemulihan diberikan, terutama kepada masyarakat yang bermukim di 3 desa terparah yakni Sajira, Sukasari, dan Lebakgedong, masing-masing sebesar Rp100 juta.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan upaya negara dalam mengajak semua pihak agar merasa empati terhadap kepentingan bangsa dan negara. Musibah dan bencana, kata Syahrul, harus menjadi introspeksi dalam memperbaiki diri.

"Bencana adalah peringatan dari Tuhan agar kita terus memperbaiki diri. Tentu setiap saat ada hal-hal yang harus kita tingkatkan, minimal menghadirkan rasa persaudaraan dan persatuan," ujar Syahrul yang didampingi Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya saat meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Sukasari, Selasa sore (7/1/2020).

Syahrul berharap, masyarakat Lebak kembali pulih dan memulai aktivitas dengan penuh semangat. Ke depan, dia berjanji akan membantu merevitalisasi lahan pertanian yang ada dengan mengirim bantuan bibit dan benih.

"Tentu saja revitalisasi adalah bagian dari proses yang akan kita lakukan ke depan. Tapi yang terpenting saat ini adalah memulihkan semangat warga Lebak, terutama para petani agar memulai bercocok tanam. Yang pasti, lahan pertanian harus dipulihkan," katanya.

Syahrul menambahkan, sektor pertanian harus menjadi konsep pendidikan dan edukasi yang baik untuk menghidupkan perekonomian masyarakat luas.

Pertanian, lanjut Syahrul, harus menjadi pilihan pasti dalam mendorong hadirnya kesejahteraan. "Saya katakan bahwa pertanian itu punya backup yang cukup untuk kehidupan masyarakat. Tentu kita berharap pertanian di Kabupaten Lebak lebih kuat dan lebih baik," katanya.

Bupati Lebak Iti Octavia menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pemberian bantuan jajaran Kementerian Pertanian kepada warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Lebak. Bantuan ini, kata Iti, akan disalurkan secara bertahap melalui gotong royong warga sekitar.

"Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah kita dikunjungi bapak Menteri. Hari ini kita merasa bahagia karena mendapat bantuan. Kita harus bangkit dan kembali bertani untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mencapai swasembada," katanya.

Ke depan, tambah Iti, pihaknya akan mendorong petani di Kabupaten Lebak untuk menggunakan layanan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disiapkan Kementerian Pertanian dalam mendorong kemajuan usahatani dan kesejahteraan petani. (A-1)

Baca Juga

Antara/Arif Frimansyah

Tarif Tol BORR Naik Per 30 Januari, Ini Rinciannya

👤Insi Nanrtika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:48 WIB
Adapun penyesuaian tarif BORR Segmen Sentul Selatan-Simpang Semplak ialah, untuk kendaraan Golongan I dipatok menjadi Rp14.000 dari...
Dok. Pribadi/Lina Herlina

Luhut : Teknologi Modern Majukan Food Estate Indonesia

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:08 WIB
“Untuk memajukan food estate di Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah serta pertanian di Indonesia, kita perlu menggarap sektor...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Pembentukan LPI Dikebut, Diproyeksikan Beroperasi Akhir Februari

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:05 WIB
Proyeksi tersebut dikebut dari target sebelumnya yang dijadwalkan beroperasi pada kuartal II...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya