Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) mulai menunjukkan tren positif.
Setelah sempat menyentuh hingga di bawah US$500 per ton pada tahun lalu, harga CPO mulai merangkak naik hingga US$660 per ton pada Oktober.
Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kanya Lakshmi Sidarta mengungkapkan, kenaikan tersebut terjadi karena komitmen pemerintah yang kuat dalam mengimplementasikan program bioenergi.
"Dukungan pemerintah yang begitu besar membawa dampak positif. Selama ini, kita hanya mengandalkan demand dari luar negeri, sekarang pasar di dalam negeri bisa dimaksimalkan," ujar Lakshmi kepada Media Indonesia, Senin (23/12).
Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan peningkatan program mandatori B20 menjadi B30.
Upaya tersebut secara otomatis akan mendongkrak serapan minyak sawit di dalam negeri.
Sepanjang tahun ini, melalui program B20, pemerintah menetapkan target serapan 6,6 juta kiloliter Fatty Acid Methyl Ester (FAME) untuk program bauran minyak sawit pada solar.
Pada 2020, ketika telah berubah menjadi B30, kebutuhan FAME diproyeksikan mencapai 9,6 juta kiloliter.
Dengan semakin banyaknya CPO yang terserap di dalam negeri, stok yang ditawarkan ke pasar global pun akan menipis. Hal tersebut akan membuat negara-negara yang membutuhkan CPO akan memperebutkan stok sehigga harga menjadi tinggi.
Gapki mencatat, serapan CPO dalam negeri secara menyeluruh, baik untuk biodiesel, oleofood dan oleochemical mencapai 14,2 juta ton sepanjang Januari-Oktober 2019.
Angka tersebut lebih tinggi 6% dibandingkan serapan di periode yang sama di tahun sebelumnya. (OL-8)
Normansyah menegaskan BPDP berkomitmen berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kementerian terkait dalam mempercepat program-program perkebunan tersebut.
Di tengah harga energi global yang masih bergejolak dan tekanan impor bahan bakar minyak yang terus membayangi anggaran negara, kebijakan energi kini tak lagi sekadar urusan teknis.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved