Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar Indonesia) mendesak Menteri Pertanian untuk meninjau ulang alokasi impor Grand Parent Stock (GPS) ayam broiler.
Ketua Umum Pinsar Singgih Januratmoko melihat ada beberapa perusahaan yang sebetulnya tidak memenuhi peraturan untuk mendapatkan rekomendasi dan izin impor sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 32 Tahun 2018.
Di dalam salah satu pasal di beleid itu disebutkan bahwa pelaku usaha integrasi (integrator), pelaku usaha mandiri, koperasi dan peternak diperbolehkan mengimpor jika memiliki Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) yang disertai fasilitas pendingin.
"Namun, ternyata, ada lima perusahaan yang tidak atau belum memiliki RPHU seperti yang dipersyaratkan," ujar Singgih kepada Media Indonesia, Kamis (19/12).
Karena ketiadaan fasilitas tersebut, akhirnya ayam-ayam impor ikut memenuhi pasar becek dan bersaing dengan para peternak mandiri.
Padahal, seharusnya, importir yang notabene adalah perusahaan besar bisa menjaga ayam hasil impor mereka berada di luar pasar tradisional dan memasarkan itu ke pasar hotel, restauran dan kafe serta untuk kegiatan ekspor.
Sepanjang 2019, pemerintah mengeluarkan izin impor GPS ayam broiler sebanyak 707 ribu ekor.
“Sebagai langkah law enforcement, Menteri Pertanian harus mengurangi 50% jatah impor GPS kepada perusahaan yang tidak patuh,” tegas Singgih yang juga menjabat sebagai anggota Komisi VI DPR RI.
Karena ayam impor yang tumpah ke pasar, harga komoditas itu pun mengalami tekanan sejak 2018.
Walaupun, berbagai upaya sudah dilakukan seperti memangkas produksi DOC broiler dengan cara memusnahkan telur siap tetas sejumlah 20 juta butir per minggu dan melakukan apkir terhadap parent stok usia 55 hingga 60 minggu, harga ayam masih tetap belum membaik.(OL-4)
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Harga rata-rata cabai rawit merah kini berada di level Rp53.900 per kilogram, turun jauh dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru
Kabar gembira! Harga cabai rawit merah "terjun bebas" ke level Rp53.000-an pasca Nataru. Simak daftar harga pangan terbaru per 8 Januari 2026 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved