Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengajak kaum milenial untuk bergabung ddengannya baik di Kementerian maupun di perusahaan-perusahaan pelat merah.
"Inilah yang saya bicarakan kemarin dengan internal bahwa saya harapkan generasi muda, milenial BUMN ini jadi agent of change," kata Erick dalam acara Milenial Fest di Jakarta, Sabtu (14/12).
Menurutnya, milenial merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan untuk ikut memajukan Tanah Air. Hal itu seiring dengan program pemerintah yang fokus pada pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM).
"SDM ini juga dari awal saya ingin mendapat dukungan dari tim yang ada di BUMN. BUMN aktif mengembangkan talenta terutama kaum milenial kita," imbuhnya.
Baca juga: Pengaderan Milenial Demokrat Dinilai Sistematis dan Rasional
Untuk itu, Erick menginginkan inovasi-inovasi yang sustain dan friendly dengan kaum milenial. Dia mengatakan bahwa tiap lantai di kantornya mulai diubahnya menjadi lingkungan yang kreatif dan inovatif.
"Ada dana membeli arsip dan sebagainya. Dana ini saya pindahkan untuk creative work space supaya bisa friendly dengan paradigma yang mau kita ubah," tuturnya.
Selain itu, Erick menambahkan dukungannya kepada milenial terutama terkait SDM telah dicanangkan dalam program kerja jangka panjang kementerian. Dalam kunjungan ke Abu Dhabi beberapa waktu lalu, pihaknya ingin bekerja sama mengelola bandara dan juga energi.
"Contoh nego dengan Abu Dhabi kalau mereka mau upgrade airport di Medan in return Abu Dhabi, kita mau pekerja kita masuk di dalamnya. Ke depan saya tidak mau kirim yang TKI tapi ad value," ungkap Erick.
Begitu pula dengan sumbangan untuk pengembangan SDM, lanjutnya, CSR perusahaan BUMN ke depan akan lebih ditingkatkan porsinya untuk pendidikan, coaching, pelatihan dan pengeolaan lingkungan hidup.(OL-5)
Adapun desain logo baru tersebut terinspirasi dari garis kontur topografi yang melambangkan hubungan erat perseroan dengan alam.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menempatkan utusan khusus presiden di seluruh BUMN untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap pengelolaan aset negara.
Prabowo lanjut mengumumkan dirinya telah menerima laporan return on asset BUMN-BUMN di bawah naungan Danantara dalam periode setahun terakhir naik hingga lebih dari 300%.
Menurutnya, secara teori manajemen pun tidak ada sistem yang mampu mengelola jumlah entitas sebesar itu dalam satu kendali.
BADAN Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mulai meninjau ulang atau audit kondisi perusahaan-perusahaan BUMN milik negara.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved