Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN teknologi internet of things (IoT) dalam meningkatkan kualitas pembangunan tidak terelakkan. Ini disadari Delameta Bilano Group, perusahaan nasional yang bergerak di bidang produsen dan integrator control system.
Menurut Direktur Delameta, T Bayu, sejumlah produk inovasinya di IoT, seperti automatic lane barrier (palang lajur otomatis) tercepat di dunia dengan kecepatan 0,28 detik. Ada pula e-payment dan QR reader Enco, people gate untuk MRT, sistem pembacaan pelat nomor otomatis, dan Wush! Free Flow Transaction.
Selain itu, terdapat maritime surveillance, intelligent traffic command center, dan intelligent parking system yang siap diekspor awal 2020. "Ini untuk pasar Asia Tenggara, yaitu Thailand, Malaysia, dan Timor Leste," ujar Bayu dalam keterangan resmi yang diterima, kemarin.
Perusahaan yang akan berusia 30 tahun itu sempat memamerkan beragam produk itu di Indonesia Infrastructure Week 2019 di JIExpo Kemayoran sekaligus menjadi sponsor utamanya, belum lama ini. Kini perusahaan tengah membangun kawasan manufaktur teknologi terintegrasi di kawasan Industri Sadang Purwakarta, Jawa Barat.
Delameta juga berizin sebagai payment gateway dari Bank Indonesia yang mengelola transaksi cashless di 19 ruas tol wilayah Indonesia. Di antaranya ruas tol di ibu kota baru Balikpapan-Samarinda, Pelabuhan Tanjung Priok, Transjakarta, dan kargo Bandara Soekarno-Hatta.
Direktur Bisnis dan Teknologi Delameta, Reza RH, menambahkan salah satu inovasi yang dapat bersaing di pasar global, yaitu sistem Wi-fi Emergency Access per 500 meter di Tol Medan-Kualanamu. Ini diklaimnya sebagai inovasi pertama di dunia. (Tes/S-3)
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Peran AI sebagai intelligent trust, bukan pengganti tanggung jawab manusia, melainkan alat untuk memperkuat transparansi, keadilan distribusi, dan pengambilan keputusan beretika.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved