Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila memprediksi pada 2020 tren pembiayaan transportasi belum pulih sepenuhnya.
Hal itu sejalan dengan tren pertumbuhan penjualan kendaran yang mungkin akan flat atau tumbuh sedikit. Hal itu didasarkan pada riset internal yang Adira lakukan.
“Kelihatannya pertumbuhan penjualan bisa flat atau tumbuh sedikit saja. Kita (Adira Finance) itu baru sekitar 60% membiayai kendaraan baru, baik motor maupun mobil. Dampak dari (penjualan) ini akan kena ke kita juga dan seluruh pemain industri,” ujarnya di Jakarta, kemarin.
Hingga pertengahan November, Adira mencatatkan pembiayaan baru mencapai Rp31,1 triliun. Angka itu lebih rendah jika dibandingkan dengan pada November 2018 yang mencapai Rp31,4 triliun. Oleh karena itu, ia menyimpulkan pertumbuhan ini cenderung flat.
Pihaknya, lanjut Made Susila, memiliki strategi khusus untuk mendongkrak pembiayaan di tahun depan.
Hal pertama yang dilakukan ialah dengan melakukan perbaikan pelayanan untuk konsumen dan diler. Bila servis dari perusahaan itu bagus, konsumen akan cenderung memilih Adira.
Langkah kedua ialah melakukan kerja sama dengan lebih banyak konsumen dan ekspansi diler.
Adapun yang terakhir ialah Adira mengembangkan bisnis nonotomotif sesuai dengan kebutuhan konsumen ke depannya.
“Kebutuhan konsumen itu sudah mulai berkembang. Kalau sudah punya dua atautiga motor, kemungkinannya konsumen ingin memiliki hal lain. Pasti pengen umrah, beli televisi, dan lain-lain. Sesuai dengan perkembangan pola konsumen itulah kita menawarkan banyak produk. Termasuk, misalnya, multiguna, durables, elektronik, umrah, asuransi,” papar dia.(Hld/E-1)
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved