Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menyebut pelambatan pertumbuhan ekonomi kuartal tiga sesuai prediksi. Sebelumnya, kata Piter, CORE memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal III sebesar 5,01%.
Artinya, pertumbuhan 5,02 (yoy) pada kuartal III 2019 masih lebih baik dari prediksi pada umumnya.
Namun, hal ini tetap menjadi peringatan bagi pemerintah.
"Pertumbuhan ekonomi kuartal III ini menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2019 sebesar 5,2% hampir mustahil dicapai. Bahkan sulit mencapai 5,1%" ujarnya kepada Media Indonesia, Selasa (5/10).
Baca juga: Pelabuhan Calang Pusat Konektivitas Laut Aceh-Teluk Bengal
Menurutnya, pelambatan ini terutama disebabkan menurunnya pertumbuhan konsumsi dan investasi. "Sementara ekspor masih buruk walaupun sudah tidak lagi negatif. Artinya untuk tahun 2020 pemerintah harus sidah ancang-ancang dengan rencana terobosan guna mendorong konsumsi dan juga investasi," imbuhnya.
Sementara itu, ekonom dariInstitute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menyebut pertumbuhan ekonomi yang rendah di 5,02% menunjukkan adanya perlambatan ekonomi dibandingkan kuartal III 2018 yakni 5,17%.
"Artinya indikator ekonomi mulai kehabisan energi," ujarnya.
Menurut Bhima, di kuartal IV tekanan resesi global dan perang dagang akan semakin besar sehingga berpotensi menurunkan laju ekspor dan investasi.
Dalam kondisi tersebut, pemerintah diimbau untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap di atas 5%.
"Jadi PR utamanya menjaga momentum pertumbuhan tetap di atas 5%," katanya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik telah merilis data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia kuartal III 2019 pada hari ini (5/10). Dalam data tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,02% (yoy), 3,06% (qtq), 5,04% (ctc). (OL-8)
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini diperkuat oleh stimulus pemerintah melalui berbagai penyaluran sejumlah bantuan
PEMERINTAH pusat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi kebijakan melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 guna merealisasikan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
Kondisi tersebut berubah pada era Presiden Joko Widodo. Pemerintah, kata Purbaya, gencar membangun infrastruktur di berbagai wilayah. N
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved