Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan mengungkapkan pihaknya akan mengambil beberapa langkah terkait dengan adanya monopoli tol laut.
Langkah utama yang akan dilakukan yakni perbaikan standar operasional prosedur (SOP) pada sistem shipping insturction dan sistem informasi muatan ruang kapal (IMRK) guna mencegah praktik monopoli order kontainer.
"IMRK tidak dapat menyeleksi kepemilikan perusahaan yang dimiliki oleh satu orang," kata Hengki melalui pesan tertulis, Minggu (3/11).
Sistem IMRK yang telah ada, lanjutnya, akan dimutakhirkan untuk meningkatkan transparansi dalam penyediaan informasi. Menurut Hengki, IMRK harus bisa memberikan informasi biaya logistik yang transaparan dan harus mudah untuk diakses oleh penerima barang (consignee) di daerah.
Kemenhub juga akan membatasi kuota order kontainer yang berdasar pada kuota untuk pengirim barang (shipper) dan penerima barang consignee.
"Kami juga akan melakukan pemberian sanksi kepada forwarder yang memanfaatkan kuota untuk consignee tertentu," tuturnya.
Lebih lanjut, Kemenhub juga akan sesegera mungkin memerbaiki peraturan koperasi tenaga kerja bongkar muat (TKBM). Kemenhub, imbuh Hengki, tidak akan ragu memberikan sanksi kepada consignee yang menjual barang diatas harga pasar.
Baca juga: Babel Minta Dukungan Pembangunan Tiga Pelabuhan
Pihaknya juga akan melakukan konsultasi kepada Komite Pengawasan Persaingan Usaha untuk menerawang opsi perbaikan sistem bisnis di tol laut.
Hal itu dilakukan guna menghindari adanya keuntungan tidak wajar yang hanya dirasakan oleh pemodal besar.
"Kami terus mendorong penggunaan teknologi informasi guna peningkatan transparansi biaya logistik pada ekosistem yang ada," tukasnya.
Hengki menambahkan selama ini pihaknya hanya bisa mengawasi hal yang terkait dengan alat angkut.
"Kami hanya mengawasi alat angkut nya saja, kalau komoditas itu dari perdagangan," tuturnya.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub menyebut empat trayek tol laut terindikasi terjadi praktik monopoli.
Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Wisnu Handoko dalam diskusi di ruang wartawan Kemenhub, Jakarta, Jumat (1/11), menyebutkan empat trayek itu di antaranya di Namlea Kabupaten Buru (Maluku) dan Saumlaki di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (Maluku).
Ada pula Dobo di Kabupaten Kepulauan Aru (Maluku), kemudian yang terakhir monopoli ditemukan di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat.
Wisnu menuturkan ada lima potensi terjadinya monopoli di trayek tol laut tersebut. Pertama, shipper/forwarder menguasai pemesanan kontainer, misalnya memakai nama perusahaan berbeda tetapi sejatinya pemiliknya satu orang.
Kedua, pengirim barang bisa bersamaan menjadi conseignee.
"Otomatis kan ada korelasi, kok pakai jasa itu terus," katanya.
Ketiga, perusahaan operator yang melayani pengiriman barang tidak banyak, artinya persaingan yang sedikit membuat indikasi kartel. Keempat, koperasi TKBM yang menguasai satu pelabuhan sehingga tidak ada kompetisi. Kelima, penerima barang masih mematok harga tinggi meskipun sudah disubsidi.(OL-5)
Kemenhub siapkan 6.000 tiket mudik gratis kapal laut rute Kendari, Raha, dan Baubau. Simak jadwal, syarat KTP/KK, dan lokasi pendaftaran di sini!
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi membuka pendaftaran program Mudik Gratis Lebaran 2026 mulai Selasa (3/3).
Gapasdap mendorong Kementerian Perhubungan untuk konsisten menerapkan moratorium perizinan kapal baru, khususnya pada lintasan padat seperti Merak–Bakauheni.
Ingin ikut Mudik Gratis Kemenhub 2026? Simak strategi jitu daftar di nusantara.kemenhub.go.id, syarat dokumen, dan daftar rute bus serta truk motor.
Kemenhub buka pendaftaran mudik gratis 2026 mulai 1 Maret. Cek syarat, cara daftar online di nusantara.kemenhub.go.id, dan daftar 34 kota tujuan bus di sini!
Kemenhub buka pendaftaran Mudik Gratis 2026 mulai 1 Maret. Tersedia 401 bus untuk 34 kota tujuan dan angkutan motor. Cek link dan jadwal lengkapnya di sini!
Layanan Tol Laut di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dinilai belum mampu menjawab kebutuhan logistik daerah secara optimal,
Kehadiran kapal logistik Pelni terbukti mampu menekan disparitas harga bapokting, khususnya di wilayah Indonesia timur.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan tujuan utama program Tol Laut adalah mengurangi disparitas harga barang di berbagai wilayah, khususnya di Indonesia bagian timur.
Menhub Budi Karya Sumadi optimistis program tol laut bakal berlanjut di masa pemerintahan baru presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Program tol laut merupakan salah satu program strategis yang bertujuan untuk melancarkan distribusi logistik antarwilayah, dan menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved