Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kegembiraannya melihat antusias pelajar setingkat SMA terkait pengetahuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Antusiasme itu dapat dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti olimpiade APBN 2019 yang diselenggarakan Kementerian Keuangan.
"Tahun lalu belum sampai ribuan, masih ratusan. Saya yakin kalau kita upload lebih banyak di medsos pasti akan lebih banyak yang ikut lombanya," kata Sri Mulyani di gedung Dhanapala, Jakarta, Selasa (1/10).
Diketahui, tahun ini, jumlah peserta olimpiade APBN mencapai 1.446 peserta.
Hal itu, kata Sri Mulyani, menandakan perkembangan pengetahuan siswa SMA soal instrumen keuangan itu.
Baca juga: Perkuat Manufaktur, Kemenperin Kawinkan IKM dan Industri Besar
Selain itu, para peserta juga dinilai sebagai investasi negara dalam menanamkan soal seluk-beluk APBN.
"Penting bagi kita untuk menanamkan pada generasi muda bahwa instrumen APBN adalah uang rakyat, dari mana mereka mendapatkannya, bagaimana membelanjakannya, apa implikasinya, semua dimensinya, ini luar biasa," terangnya.
Pengetahuan siswa SMA terkait APBN, kata Sri Mulyani, berbanding terbalik dengan siswa SMA di akhir 80-an.
Ia menceritakan, dirinya saat SMA dulu belum memahami dan mengetahui instrumen APBN lantaran pemerintah saat itu tidak transparan.
"Waktu itu, APBN bentuk dan transparansinya tidak seperti ini, zaman saya SMA setiap Pak Harto menyampaikan APBN, kita dengar angka demi angka disebutkan, tapi kita tidak punya ide itu angka dari mana dan untuk apa," tuturnya. (OL-2)
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang memberikan catatan terkait kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Februari 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved