Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
AJANG pameran properti Indonesia International Property Expo (IIPEX) 2019 akan mengusung konsep berbeda dengan diselenggarakan secara serentak di 4 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bali, Medan, dan Surabaya.
Penyelenggaraan di Jakarta akan lebih dulu digelar yaitu pada 21-29 September 2019, sementara di tiga kota lainnya akan digelar mulai 25-29 September.
IIPEX 2019 yang diselenggarakan melalui sinergi Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Rumah.com, dan Dyandra Promosindo itu akan menampilkan lebih dari 1.000 proyek perumahan dari sekitar 200 pengembang yang ikut serta.
Country Manager Rumah.com Marine Novota mengatakan, IIPEX 2019 bukan hanya melibatkan pengembang asal Indonesia saja, tapi juga turut diikuti pengembang asing yang menawarkan proyeknya kepada konsumen Indonesia.
"Selain peserta pameran dari lokal, ada juga pengembang berasal dari Asing seperti Thailand ikut menawarkan produk properti ke Indonesia," kata Novita di Jakarta, Kamis (5/9).
Pameran IIPEX 2019, lanjutnya, juga digunakan untuk membantu akses masyarakat memenuhi kebutuhan rumahnya. Hal itu sejalan dengan survei Rumah.com bertajuk Property Affordability Sentiment Index H2-2019 yang menunjukkan 54% mengakses pembelian properti.
Baca juga : Songsong Geliat 2019, Jakarta Properti Expo II Dihelat
Salah satu hal utama yang menjadi bagian kesulitan konsumen ialah persoalan uang muka (DP). Hal itu pun menurut Novita menjadi perhatian pengembang yang ikut serta dalam IIPEX 2019.
"Tak kurang dari ratusan pengembang memberikan kemudahan untuk DP rumah maupun apartemennya, mulai dari diskon uang muka, DP yang bisa dicicil, bahkan cukup banyak developer yang tawarkan promo beli rumah tanpa DP," ujar Novita.
Wakil Ketua Umum REI bidang Tata Ruang, Kawasan, dan Properti Ramah Lingkungan Hari Ganie mengatakan, persoalan DP berdasarkan laporan Digital Economic Forum yang dirangkum REI, menempati urutan tertinggi terkait penyebab masyarakat belum berencana membeli properti.
Padahal, lanjut Ganie, pasar terbesar pembeli properti, yaitu generasi milenial, sudah punya niat tinggi untuk membeli properti.
"Namun sayangnya ini sulit direalisasikan sebab masalah DP dan kurangnya tabungan serta tingginya harga properti yang tidak sepadan dengan penghasilan per bulan," kata Ganie.
Ganie menambahkan, hal itu jadi tantangan untuk pengembang untuk bisa menghadirkan properti yang terjangkau dan sesuai minat generasi milenial, seperti kawasan pengembangan berbasis transit (TOD).
Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh berharap ajang IIPEX 2019 ikut menjadi salah satu stimulus untuk menggairahkan pasar properti Indonesia yang kini dalam tren positif. (RO/OL-7)
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
Bendera inovasi industri manufaktur Indonesia berkibar di panggung global setelah TRK Valves tampil sebagai satu-satunya perwakilan industri manufaktur nasional dalam ajang LNG 2026.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Salah satunya yang paling diminati pengunjung adalah AR Treasure Hunt, sebuah pengalaman eksplorasi ruang berbasis augmented reality.
IMMF CONNECT 2026 ditargetkan menghadirkan sekitar 800 eksibitor dan 15.000 pengunjung dari 20 negara, termasuk Jerman, Italia, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.
Konsumen dan korporasi kini tidak hanya mencari vendor atau destinasi, tetapi mitra strategis yang memahami konteks dan memberikan pengalaman berdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved