Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto memastikan harga cabai akan kembali stabil pada akhir September mendatang.
"Insya Allah akhir September ini sudah lancar. Kira-kira minggu ketiga keempat akan panen banyak," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).
Dirinya memastikan pemerintah akan terus mendorong produksi cabai merah dan cabai rawit agar harga tidak terus melonjak.
Adapun, Prihasto menyebut terdapat sejumlah sentra produksi cabai, antara lain Kediri, Blitar, Banyuwangi, Tuban, Cianjur, Temanggung, Kulon Progo. Magelang dan Sleman.
"Kita akan dorong produksinya terus. Cabai jadi penyumbang inflasi itu karena imbas dari panen yang beberapa bulan lalu panen raya, harga anjlok sehingga petani tidak merawat tanamannya. Ditambah lagi sekarang kemarau agak panjang sehingga petani tidak menanam cabai. Tapi sekarang sudah mulai tanam lagi," tuturnya.
Baca juga: Kenaikan Harga Cabai dan Emas Picu Inflasi Agustus 2019
Seperti diketahui, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada Agustus 2019 berada di angka 0,12%. Adapun, laju inflasi pada Agustus 2019 salah sataunya dipengaruhi kenaikan harga sejumlah bahan pangan.
Hal itu dipengaruhi oleh musim kemarau yang menyebabkan supply dari sentra produksi menurun. BPS mencatat, kenaikan harga cabai merah memberikan andil pada inflasi sebesar 0,1%. Sementara, harga cabai rawit memberikan andil inflasi sebesar 0,07%.(OL-5)
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Harga cabai rawit merah melonjak drastis dari Rp100.000 menjadi Rp140.000 per kilogram. Selain karena permintaan, faktor cuaca juga berpengaruh besar.
Cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Berdasarkan pantauan di Pasar Gedhe Klaten pada Minggu (22/2), harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran telah mencapai Rp110.000 per kilogram.
Daging sapi kini dijual seharga Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp43.000 per kilogram, dan telur ayam Rp30.000 per kilogram.
Di awal Ramadan permintaan bahan pangan biasanya cenderung meningkat dan berpotensi memicu kenaikan harga.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengintruksikan intervensi pasar untuk dapat mengendalikan harga kebutuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved