Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto memastikan harga cabai akan kembali stabil pada akhir September mendatang.
"Insya Allah akhir September ini sudah lancar. Kira-kira minggu ketiga keempat akan panen banyak," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).
Dirinya memastikan pemerintah akan terus mendorong produksi cabai merah dan cabai rawit agar harga tidak terus melonjak.
Adapun, Prihasto menyebut terdapat sejumlah sentra produksi cabai, antara lain Kediri, Blitar, Banyuwangi, Tuban, Cianjur, Temanggung, Kulon Progo. Magelang dan Sleman.
"Kita akan dorong produksinya terus. Cabai jadi penyumbang inflasi itu karena imbas dari panen yang beberapa bulan lalu panen raya, harga anjlok sehingga petani tidak merawat tanamannya. Ditambah lagi sekarang kemarau agak panjang sehingga petani tidak menanam cabai. Tapi sekarang sudah mulai tanam lagi," tuturnya.
Baca juga: Kenaikan Harga Cabai dan Emas Picu Inflasi Agustus 2019
Seperti diketahui, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada Agustus 2019 berada di angka 0,12%. Adapun, laju inflasi pada Agustus 2019 salah sataunya dipengaruhi kenaikan harga sejumlah bahan pangan.
Hal itu dipengaruhi oleh musim kemarau yang menyebabkan supply dari sentra produksi menurun. BPS mencatat, kenaikan harga cabai merah memberikan andil pada inflasi sebesar 0,1%. Sementara, harga cabai rawit memberikan andil inflasi sebesar 0,07%.(OL-5)
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved