Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menargetkan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan belanja Negara 2020 yang berasal dari utang yakni sebesar Rp351,9 triliun. Angka tersebut turun dibanding 2019 yang mencapai Rp373,9 trilun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pihaknya akan berupaya menjaga utang dalam batas aman, yaitu pada kisaran 29,4%-30% terhadap produk domestik bruto (PDB).
"Di 2020, pemerintah juga akan mengutamakan pemanfaatan utang untuk kegiatan produktif," kata Sri di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, Jumat (16/8).
Baca juga : target Ekonomi Tumbuh 5.3%, Indef Nilai Pemerintah Dalam Tekanan
Selain itu, dirinya mengungkapkan pemerintah juga akan menjaga keseimbangan makro dengan menjaga komposisi utang domestik dan valas dalam batas terkendali serta pendalaman pasar keuangan.
Adapun, pihak pemerintah juga akan meningkatkan efisiensi biaya utang dengan mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam pasar obligasi domestik (financial deepening).
Selanjutnya, pengelolaan utang secara aktif melalui manajemen kewajiban dan aset, serta mengelola pinjaman luar negeri secara selektif. (OL-7)
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang memberikan catatan terkait kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Februari 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved