Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) tengah menyiapkan proyek perumahan dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Eko Heripoerwanto menyebut setidaknya ada enam pembangunan perumahan KPBU yang sedang dalam tahap studi pendahuluan dan akan dieksekusi tahun depan.
"Yang pertama berlokasi dekat Pasar Sekanak, Palembang. Tanahnya akan memanfaatkan aset pemda. Saat ini tahapannya baru dalam proses mempersiapkan data teknis untuk mendukung penyiapan studi pendahuluan dan koordinasi dengan tim KPBU Kota Palembang," ujar Eko melalui keterangan resmi, Kamis (8/8).
Kedua, pembangunan perumahan KPBU direncanakan di Kawasan Gang Waru, Pontianak, Kalimantan Barat, dengan menggunakan lahan milik masyarakat.
Saat ini, tim tengah menyiapkan data teknis dalam rangka identifikasi proyek serta koordinasi dan rencana peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
baca juga: BI Siapkan Kebijakan Moneter Longgar
Berikutnya adalah perumahan KPBU di kawasan permukiman Kota Bekasi dengan memanfaatkan lahan milik pengembang, dan Kota Bandung dengan memanfaatkan lahan milik pemda. Keduanya sudah dalam finalisasi outline business case (OBC). Dua KPBU terakhir yaitu Cimbuleuit dan Rusun Cisaranteun Bina Harapan yang akan memanfaatkan lahan milik Kementerian PU-Pera.
"Untuk dana pembangunan, kami belum bisa hitung berapa yang dibutuhkan karena masih dalam tahap awal. Tapi kami ingin swasta punya porsi lebih besar," tandas Eko. (OL-3)
Sektor perumahan menjadi salah satu instrumen strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Wamen PKP Fahri Hamzah menilai angka backlog perumahan belum bisa dianggap demand riil karena tidak dipetakan dan tidak terkonsolidasi sebagai kebutuhan.
HUNIAN berbasis Transit Oriented Development (TOD) semakin diminati masyarakat. Saat ini pilihan hunian tersebut juga semakin terjangkau.
BTN mulai menggeser wajah bisnisnya dari bank pembiayaan perumahan konvensional menuju ekosistem yang menyatukan hunian, gaya hidup, dan peluang usaha
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved