Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memprediksi peningkatan pertumbuhan ekonomi atau gross domestic product (GDP) pada kuartal II akan berada di kisaran 5,1%.
"Saya kira akan ada di sekitar 5,1% bulat. Malah saya kira lebih sedikit, sekitar 5,12% makanya dibulatkan jadi 5,1%," kata Darmin saat ditemui di kantornya, Jumat (2/8).
Baca juga: Indonesia Tidak Masuk 15 Besar GDP Dunia, TKN: Tidak Usah Khawatir
Darmin menjelaskan GDP dalam negeri hanya akan berada di kisaran 5,1% karena aspek-aspek pendorong seperti konsumsi rumah tangga dan investasi yang lemah. Selain itu, kondisi ini juga didukung dengan ekonomi dunia yang melambat.
"Yang pertama investasinya juga lemah, konsumsi rumah tangga lemah. Ekonomi kita motor pertamanya kan konsumsi masyarakat, investasi, baru ekspor impor," jelasnya.(OL-5)
Gaya hidup anak muda dalam mengonsumsi komoditas harian seperti kopi, teh, cokelat, dan produk kelapa sawit memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 tidak akan mencapai seperti yang ditargetkan pemerintah yakni di angka 5,4-5,6%.
Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan volume sampah nasional mencapai 70,6 juta ton pada 2024. Angka ini berpotensi membengkak menjadi 82 juta ton per tahun pada 2045.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan pandangan resmi terkait dampak tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap konsumsi masyarakat dan pertumbuhan industri nasional.
Anggaran rumah tangga kelas menengah bergeser ke kebutuhan pokok dan pendidikan, sementara belanja fesyen, makan di luar, serta rekreasi dipangkas atau ditunda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved