Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia mencatat kinerja sektor industri pengolahan triwulan II 2019 berada pada level ekspansi. Hal itu terindikasi dari nilai Prompt Manufacturing Index (PMI)-BI sebesar 52,66% atau meningkat 0,01% jika dibandingkan dengan PMI-BI di triwulan sebelumnya (52,65%).
Ekspansi sektor industri pengolahan ini sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha sektor industri pengolahan hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) pada triwulan II 2019 yang terindikasi meningkat dengan saldo bersih tertimbang (SBT) 3,57%.
"Peningkatan kinerja industri pengolahan didorong oleh kenaikan volume pesanan sejalan dengan permintaan yang meningkat," kata Departemen Komunikasi BI dalam pernyataan resmi, kemarin.
Pada triwulan III 2019, kinerja industri pengolahan diprediksi tetap ekspansif meskipun tidak setinggi periode sebelumnya. Hal ini terindikasi dari PMI-BI pada triwulan III 2019 yang diperkirakan sedikit lebih rendah sebesar 52,11%.
"Peningkatan kinerja industri pengolahan itu diperkirakan didorong kenaikan vo-lume produksi," tandasnya.
Sejalan dengan catatan BI tersebut, catatan Kementerian Perindustrian juga menunjukkan industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor nasional. Pada periode Ja-nuari-Mei 2019, sektor manufaktur mampu mengapalkan produk-produk unggulannya hingga US$51,06 miliar atau menyumbang 74,59% pada total nilai ekspor nasional.
"Secara volume, ekspor industri manufaktur kita mengalami peningkatan 9,8% dari Januari-Mei 2019 ketimbang periode yang sama tahun lalu. Selama ini industri manufaktur masih konsisten menjadi kontributor terbesar pada nilai ekspor kita," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, kemarin.
Sektor utama
Menperin menyebutkan beberapa sektor manufaktur yang berperan besar pada capaian ekspor di lima bulan pertama tahun ini, antara lain industri makanan yang menembus US$10,56 miliar, disusul industri logam dasar US$6,52 miliar serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia US$5,38 miliar.
"Industri makanan menyumbang 20,69% dari total ekspor industri pengolahan pada Januari-Mei 2019," ungkapnya.
Kemudian, lanjut dia, industri pakaian jadi menyetor nilai ekspor sekitar US$3,55 miliar serta industri kertas dan barang dari kertas US$3 miliar.
"Pemerintah terus mendo-rong peningkatan investasi dan ekspansi di sektor industri. Jadi, kapasitas produksi meningkat, selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, juga bisa mengisi pasar ekspor," tuturnya.
Beberapa negara tujuan utama ekspor produk manufaktur nasional di antaranya Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Singapura, dan India.
Airlangga juga mengungkapkan pemerintah gencar menarik investasi sektor industri yang dapat menghasilkan produk substitusi impor. Langkah itu merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan defisit neraca perdagangan. (Try/Nur/E-3)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Mendes PDT Yandri Susanto, yang hadir langsung melepas keberangkatan kontainer ekspor tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret sektor swasta dalam membina desa.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Mengawali 2026, kinerja sektor manufaktur Indonesia menguat. Hal ini tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang tetap ekspansif dan meningkat ke 52,6 pada Januari 2026.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Fokus kebijakan, sebaiknya diarahkan pada segmen industri perakitan, pengujian, dan pengemasan (assembly, testing, and packaging) serta manufaktur komponen pendukung.
PEMERINTAH menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia pada 2026 akan tumbuh solid seiring penguatan fundamental domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved