Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono memastikan bahwa pemerintah terus memonitor dan mengevaluasi implementasi penurunan tarif tiket pesawat untuk maskapai berbiaya rendah atau Low Cost Carrier (LCC) domestik.
"Untuk kebijakan ini kami sudah putuskan, satu, evaluasi kebijakannya akan kami lakukan sebulan. Tapi evaluasi teknisnya kami sepakat seminggu sekali setiap hari Jumat siang," katanya dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (10/7).
Evaluasi tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan teknis dalam pelaksanaan penurunan tarif tiket pesawat LCC domestik. Adapun sejumlah hal yang akan dievaluasi, antara lain realisasi dari tiket pesawat murah untuk jadwal penerbangan tertentu, distribusi penjualan tiket, dan evaluasi terkait total beban kerugian (total loss) serta pembagian beban kerugian (loss sharing).
Baca juga: BPS: Tiket Pesawat Murah Bisa Tekan Inflasi
Sebagai informasi, tiket pesawat murah untuk maskapai berbiaya rendah akan mulai berlaku besok (11/7). Penerbangan murah bisa didapatkan oleh masyarakat untuk jadwal penerbangan pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 10.00 sampai 14.00 waktu bandara setempat.
Pemerintah telah memutuskan untuk menurunkan tarif tiket pesawat LCC domestik tersebut sebesar 50% dari tarif batas atas (TBA) LCC untuk alokasi seat sejumlah 30% dari total kapasitas pesawat.
Untuk maskapai Citilink per hari akan menyiapkan penerbangan murah sebanyak 62 flight per hari dengan total seat sekitar 3.348. Sementara Lion Air Group akan menyiapkan penerbangan murah sebanyak 146 flight per hari dengan total seat sekitar 8.278. (OL-8)
Tiket mahal terjadi karena bertepatan memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan harga.
Budi menjelaskan karena pada saat itu memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
Pada semester I 2024, Garuda mencatat kerugian sebesar Rp1,54 triliun. Perseroan pelat merah itu mencatatkan pembengkakan beban usaha yang besar.
PENGAMAT penerbangan Alvin Lie berpandangan rencana pemerintah menurunkan harga tiket pesawat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan memberatkan perusahaan maskapai.
Kemenhub masih menunggu hasil rekomendasi kebijakan tarif tiket pesawat udara terjangkau, yang masih dibahas oleh tim satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat.
Direktur eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengungkapkan harga avtur bukanlah penyebab utama mahalnya harga tiket pesawat domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved