Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat pertumbuhan penumpang sebesar 22% selama periode mudik Lebaran 2019. Pada 2018, total pengguna jasa perseroan hanya 595.865 orang. Tahun ini, jumlahnya mencapai 726.962 penumpang.
Pertumbuhan yang terjadi pada tahun ini menjadi yang terbesar dalam kurun satu dekade terakhir.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengungkapkan sedianya pada masa arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, pihaknya hanya menargetkan pertumbuhan penumpang sebesar 4%.
"Itu mengikuti hasil riset dan proyeksi Kementerian Perhubungan. Tapi kami memang sudah memiliki firasat kalau tahun ini lonjakan akan sangat besar karena rata-rata kenaikan penumpang setiap bulan, sejak awal tahun, itu sampai 38%," jelas Yahya di Jakarta, Jumat (21/6).
Baca juga: Kaharudin Djenod Kapal untuk Mudik Gratis
Kenaikan yang sangat signifikan itu tidak terlepas dari fenomena harga tiket pesawat yang terus bertahan tinggi dalam kurun setahun terakhir. Itu membuat banyak penumpang yang sebelumnya mengandalkan angkutan udara beralih ke transportasi darat dan laut.
"Bagi pemudik yang berasal dan menuju daerah-daerah Jawa, mereka bisa pakai bus atau kendaraan pribadi. Tapi kalau yang menyeberang pulau, mau tidak mau harus pakai kapal," tuturnya.
Ia menyebut harga tiket pesawat terbang dan kapal laut memang sangat jauh berbeda. Sebagai contoh, untuk rute Jakarta-Makassar, dengan pesawat terbang setidaknya dibutuhkan biaya minimal Rp1,5 juta rupiah untuk satu kursi. Sementara, dengan kapal laut, satu orang penumpang hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp430 ribu.
"Satu tiket pesawat bisa untuk membeli tiga tiket kapal laut," ucapnya.
Perseroan pun berkomitmen untuk terus meningkatkan jasa pelayanan pelayaran agar masyarakat memilih menggunakan kapal laut bukan karena keterpaksaan, melainkan karena itu menjadi pilihan yang baik dan menarik.(OL-5)
Memfasilitasi perjalanan pulang kampung tanpa biaya transportasi yang tinggi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar program Mudik Gratis Pemprov DKI 2026.
Kebiasaan melepas aki yang dulunya dianggap ampuh mencegah aki soak atau korsleting, justru berisiko menimbulkan masalah baru pada mobil modern.
Jika sebelumnya banyak masyarakat yang baru memesan tiket satu minggu sebelum keberangkatan, tahun ini tren pemesanan justru melonjak sejak dini.
Salah satu risiko yang paling sering diabaikan saat meninggalkan kendaraan untuk mudik adalah penurunan daya aki atau aki soak.
Warga KTP non-DKI bisa ikut Mudik Gratis DKI Jakarta 2026! Simak syarat pendaftaran, jadwal kluster tujuan, dan lokasi keberangkatan di sini. Kuota bus bertambah!
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk membuka kesempatan bagi masyarakat di luar Jakarta untuk mengikuti program Mudik Gratis 2026
RATUSAN jaket pelampung disediakan oleh Pelindo selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu untuk menjamin keselamatan penumpang kapal laut.
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
Masyarakat Jabodetabek cenderung memilih transportasi umum saat mudik. Sementara masyarakat di luar Jabodetabek lebih memilih kendaraan pribadi.
Tercatat jumlah penumpang kapal melewati pelabuhan Trisakti Banjarmasin, selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 periode 21 Maret-11 April sebanyak 26.717 orang.
Fenomena ini juga berdampak pada peningkatan penumpang kapal laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam memprediksi lonjakan 15% dibanding tahun sebelumnya,
Data PELNI mencatat, pada periode H-15 hingga H-9 Lebaran 2024, jumlah penumpang mencapai 106.234 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved