Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menargetkan nilai tukar rupiah pada kisaran 14.000-14.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada 2020. Berkaitan dengan itu, Bank Indonesia (BI) optimistis mencapai target tersebut.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan empat faktor yang menjadikan rupiah menguat pada 2020 mendatang.
"Satu, prospek ekonomi Indonesia yang akan membaik, baik dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inflasi rendah, CAD yang terjaga, dan sektor keuangan juga akan terus membaik," kata Perry pada Raker Komisi XI dengan Menteri Keuangan mengenai Pengambilan keputusan Asumsi Dasar RAPBN 2020 di Gedung DPR/MPR, Senin (17/6).
Baca juga: Pemerintah Bakal Jaga Nilai Tukar Rupiah Rp14-15 ribu Tahun Depan
Dirinya menyatakan hal tersebut akan mendorong sentimen positif bagi aliran modal asing masuk ke Indonesia. Pihaknya pun meyakini kondisi pasar keuangan global akan lebih baik dari tahun ini. Perang dagang akan mereda serta kebijakan bank sentral yang lebih dovish.
"Ini yang mendorong di 2020 nilai tukar akan membaik," tegasnya.
Untuk diketahui, selain nilai tukar rupiah, pada raker pengambilan keputusan Asumsi Dasar RAPBN 2020, pemerintah juga menetapkan sejumlah aspek untuk dibahas pada rapat badan anggaran mendatang.
Keputusan tersebut yakni tingkat pertumbuhan ekonomi 5,2-5,5%, tingkat inflasi 2-4% (yoy), tingkat bunga surat perbendaharaan negara 5-5,5%, tingkat pengangguran 4,8-5,1%, tingkat kemiskinan 8,5-9%, Gini Rasio 0,375-0,380 dan indeks pembangunan manusia 72,51.(OL-5)
Bank Indonesia dorong digitalisasi pembayaran lintas batas via CBDC & LCS untuk kurangi ketergantungan dolar. Simak analisis peluang dan tantangannya di sini.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.892 per dolar AS dipicu eskalasi konflik Iran dan revisi outlook Fitch Ratings terhadap Indonesia menjadi negatif.
Di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus memantau dinamika pasar keuangan secara cermat dan merespons secara tepat guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah konflik Timur Tengah.
ESKALASI konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat ke Iran memicu sentimen risk off di pasar keuangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved