Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan mengungkapkan revisi Peraturan Menteri Perdagangan No.31/2016 tentang Impor Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun telah siap. Namun, mereka masih menunggu masukan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait poin-poin pemisahan komponen yang tergolong sampah dan limbah nonbahan beracun dan berbahaya (B3).
“Ada HS yang digolongkan lain-lain. Kita harus diskusikan karena HS lain-lain itu yang digunakan untuk mengimpor sampah plastik. Kita harus bicarakan definisi yang jelas antara sampah dan limbah non-B3,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan kepada Media Indonesia, Senin (17/6).
Baca juga: KLHK Minta Pengembalian Impor Limbah yang tak Sesuai Ketentuan
Ia menyebutkan seluruh pihak masih harus membahas hal tersebut sebagai petunjuk teknis dan kejelasan dalam implementasi impor dan pengawasan di masa mendatang.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah petunjuk teknis itu nantinya akan dimasukkan langsung ke revisi Permendag atau disajikan terpisah dalam bentuk turunan peraturan tersebut.(OL-5)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Sangat penting bagi SPPG untuk melakukan pengelolaan limbah dan penegakan standar operasional prosedur
PENDEKATAN pengelolaan limbah berbasis Product Life Cycle (PLC) kini menjadi strategi kunci bagi perusahaan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah.
Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.
Di banyak kawasan perairan, benda-benda berbahan logam yang tenggelam justru malah menjadi rumah bagi ikan dan organisme laut lainnya.
MCCI memperkuat komitmen terhadap praktik industri yang berkelanjutan ramah lingkungan. Hal itu tercermin melalui penerapan sistem pengelolaan limbah terpadu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved