Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBAIKAN peringkat utang jangka panjang Indonesia dan beberapa perusahaan ke level BBB berdampak positif bagi upaya mendatangkan modal asing ke Indonesia.
Ekonom dari Universitas Indonesia Ari Kuncoro menyatakan pemilik modal dari luar negeri makin yakin dengan kemampuan bayar yang dimiliki Indonesia dan juga perusahaan-perusahaan di Indonesia.
Modal asing ini diyakini dapat membantu perusahaan di Indonesia untuk berekspansi meningkatkan kapasitas produksinya. Penambahan produksi itu dapat menjadi modal untuk menggenjot nilai ekspor. Harga barang ekspor dapat menjadi lebih murah karena sebagian besar biaya produksi telah ditanggung dari penjualan dalam negeri.
"Dengan begitu, Indonesia bisa mengekspor dengan melakukan diskon produknya karena sebagian besar biaya produksi sudah bisa ditanggung dalam negeri. Bukan berarti dumping, melainkan berarti sudah kompetitif karena di dalam negeri laku," kata Ari Kuncoro saat dihubungi Media Indonesia, kemarin.
Dampak positif lainnya ialah membaiknya nilai tukar rupiah yang akan berdampak baik bagi pengurangan defisit yang juga ditopang pada perbaikan nilai ekspor.
Dalam kesempatan berbeda, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan perbaikan peringkat daya saing Indonesia bisa menjadi antisipasi terhadap tekanan global yang masih diliputi ketidakpastian.
Darmin mengatakan kondisi global saat ini makin tidak dapat diprediksi seiring dengan masih tingginya tensi perang dagang antara AS dan Tiongkok serta ketidakpastian dari Brexit. Namun, membaiknya peringkat daya saing Indonesia bisa memberikan optimisme bahwa kondisi ekonomi nasional mempunyai ketahanan yang telah diakui dunia internasional.
"Sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan terutama dunia usaha menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja investasi dan daya saing lebih baik lagi,"katanya.
Untuk mempertahankan kinerja ini, pemerintah akan terus mengelola kebijakan dengan baik dan optimal agar kondisi internal tidak rentan dari tekanan global. (Ata/Ant/E-1)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved