Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa defisit neraca dagang April 2019 terjadi lantaran ekspor yang mengalami kontraksi lebih dalam dibandingkan impor. Maka, menurutnya, defisit neraca dagang tersebut perlu diwaspadai.
"Walaupun impornya kontraksi, ekspornya juga kontraksinya lebih dalam lagi, jadi ini faktor dari ekspor yang sebetulnya mengalami pelemahan. Kita juga harus waspada," kata Sri Mulyani saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (15/5).
Dari sisi impor, lanjut Sri Mulyani, impor bahan baku dan barang modal yang dibutuhkan oleh industri juga perlu diantisipasi. Pasalnya, itu akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ke depannya.
"Signal ini menggambarkan bahwa ekonomi dunia memang mengalami situasi yang tidak mudah. Indonesia, kalau ingin tetap menjaga pertumbuhan ekonominya di atas 5%, berarti dari sisi komposisi pertumbuhannya itu terutama untuk industri manufaktur, itu akan mengalami tekanan yang cukup dalam," tuturnya.
Jika neraca dagang mengalami defisit dalam situasi yang saat ini sedang mengalami ketidakpastian, kata Sri Mulyani, itu akan menimbulkan risiko yang lebih tinggi bagi ekonomi Indonesia.
Baca juga: Pelemahan Ekonomi Global Picu Penurunan Ekspor Indonesia
Lebih lanjut, Sri Mulyani pun memprediksi penyebab terjadinya defisit April 2019 sebesar US$2,5 miliar ialah karena naiknya impor pada bulan April. Pasalnya, ada penahanan impor pada kuartal I 2019 jelang pemilu serentak kemarin.
"Mungkin karena menjelang pemilu, saya harus lihat apakah ada volume impor yang slowdown terutama pada kuartal I yang baru direalisasi pada April," katanya.
Lebih lagi, dunia usaha pun mengejar kebutuhan impor sebelum lebaran. Maka itu, mereka melakukan penumpukkan stok impor lebih banyak di bulan April.
"Jadi mungkin mereka kalkulasi, nanti sesudah lebaran akan libur yang panjang lagi sehingga semuanya ditumpukkan di April. Jadi Januari-Maret slowdown, sekarang ditinggikan karena antisipasi, tapi nanti saya akan lihat komposisinya," pungkasnya. (A-4)
Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum tergarap maksimal.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved