Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ALAM kampanye akbarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, tadi pagi, calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan nyinyir mengkritik pembangunan ekonomi pemerintahan Joko Widodo yang bakal menjadi pesaingnya dalam kontestasi Pemilihan Umum Presiden 2019.
Prabowo bahkan menggunakan kata kasar dengan menyebut ndasmu saat mengkritisi keberhasilan pemerintahan Jokowi mencapai pertumbuhan ekonomi 5%. "(Pertumbuhan ekonomi) 5%, 'ndasmu'," ujar capres yang berpasangan dengan Sandiaga Uno itu.
Sontak, pernyataan itu mendapat respons negatif dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Prabowo dinilai tidak mengapresiasi kerja keras bangsa.
"Ekonomi sekitar 5% tentu suatu pencapaian yang perlu diapresiasi. Karena untuk tumbuh sebesar itu diperlukan perencanaan dan pengorganisasian dan kerja kerja keras secara kolektif yang baik dan terukur," ujar Direktur Megawati Institute, Arif Budimanta, dalam keterangannya, Minggu (7/4).
Menurut Arif, sejak 2011 hingga 2015 tren pertumbuhan ekonomi Indonesia melemah akibat efek turunan krisis 2008 dari sekitar 6% menjadi di bawah 5%. Namun, semenjak itu tren pertumbuhan ekonomi semakin baik sampai dengan saat ini menjadi di atas 5%.
"Ketika kita tumbuh di atas 6%, China sebagai salah satu negara mitra dagang kita tumbuh double digit. Saat ini, pertumbuhan (ekonomi) China hanya sekitar 6-7%, menurun sekitar 30-an%. Kita masih lebih baik, ke depan akan lebih baik dengan semakin baiknya infratruktur ekonomi dan komitmen yang kuat dari pemerintah menjalankan redistribusi aset dan kebijakan keadilan ekonomi," lanjut Arif.
Baca juga: Disebut Ngawur Rizal Ramli, Ini Penjelasan TKN soal Infrastruktur
Ia menambahkan, semenjak awal pemerintahannya, Presiden Jokowi telah menyatakan bahwa kunci pertumbuhan ekonomi ada di ekspor dan investasi. Oleh sebab itu, pemerintahannya berupaya lebih mengaktifkan misi-misi dagang ke luar negeri.
Selain itu, duta-duta besar Indonesia juga harus mengedepankan diplomasi ekonomi agar neraca dagang/ekpor menjadi semakin baik dan memberi kontribusi positif kepada pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya berimplikasi positif untuk mensorong terbukanya lapangan kerja yang lebih luas.
"Pertumbuhan juga berkualitas. Justru dengan adanya program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Program Sembako Murah, Kartu Pra Kerja, redistribusi aset itu adalah operasionalisasi dari mandat konstitusi untuk menjadikan Indonesia adil makmur dan terbebas dari kemiskinan," kata Arif.
Sejak 2015, lanjut dia, angka kemiskinan menunjukkan tren yang menurun, begitu pula angka pengangguran dan gini
ratio yang artinya pembangunan diikuti dengan pemerataan yang lebih baik.
"Ini tidak otomatis turun tetapi karena intervensi kebijakan yang benar. Kita pernah tumbuh di atas 5%, bahkan di atas 6% tetapi ketimpangan meningkat," pungkasnya. (RO/OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas di Kertanegara, Jakarta, Jumat (27/2) dengan menteri Kabinet Merah Putih setelah melakukan kunjungan luar negeri ke AS
Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu dan tunjangan non-ASN Rp2 juta di era Prabowo. Cek detailnya.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved