Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menilai penting bagi pemerintah untuk menjaga iklim investasi. Jika dijaga, itu akan menjamin proses investasi berjalan dengan mudah dan lancar.
"Sangat penting (menjaga iklim investasi). Iklim investasi yang menjamin proses investasi berjalan mudah dan lancar," katanya kepada Media Indonesia, Kamis (14/3).
Menurut Piter, selama ini pemerintah terus berupaya menjaga iklim investasi. Hanya saja, imbuh dia, pemerintah kurang mau mengakui kalau masih ada masalah di dalamnya.
Baca juga: Pertumbuhan Ekspor Indonesia Ditetapkan Hanya 7,5%
Adapun terkait wacana pemerintah yang akan membentuk kementerian khusus ekspor dan investasi, dinilai Piter, bukan langkah yang tepat untuk menggenjot ekspor dan investasi.
"Masalah ekspor dan investasi kita bukan masalah kelembagaan. Selama persoalan intinya tidak diselesaikan bikin organisasi atau ngangkat menteri khusus tidak akan bisa memacu ekspor dan investasi," ucapnya.
Persoalan inti yang dimaksud Piter adalah mulai dari masalah perizinan, konsistensi kebijakan, pembebasan lahan, perburuhan, hingga koordinasi pusat dan daerah. Maka itu, kata dia, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua penghambat investasi tersebut.(OL-5)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved